,

Hutan Aokigahara dan Misteri-Misterinya

oleh -799 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Hutan memang kerap menyimpan banyak sekali cerita dan juga hal-hal yang sangat unik untuk dibahas. Setiap hutan mempunyai cerita sendiri, entah itu cerita yang bisa dibilang unik, ataupun yang membuat merinding. Hutan juga kadang dijadikan tempat untuk berbagai macam kegiatan seperti mencari nafkah, menjalankan adat istiadat, berwisata atau lain sebagainya. Namun, ada satu hutan yang terkenal karena seringkali digunakan sebagai tempat bunuh diri. Yaitu hutan Aokigahara.

Yaps, Hutan Aokigahara, hutan yang terletak di barat laut Gunung Fuji, membentang dari kota Kawaghuchiko hingga Desa Narizawa. Hutan ini juga disebut dengan “Lautan Pohon” dan ”Lautan Pohon Gunung Fuji”. Hutan ini dikenal sebagai tempat bunuh diri paling populer di Jepang. Selain itu, hutan ini juga termasuk sebagai tempat bunuh diri paling populer ke dua setelah Jembatan Golden Gate di San Francisco. (sabrina)

Baca juga: Gunung Merapi Dan Mitos Menyeramkannya

Kasus Bunuh Diri

Sejauh ini tercatat bahwa ada kurang lebih 100 kasus pembunuhan yang terjadi setiap tahun di hutan tersebut. Keadaan hutan ini sangat sunyi dan banyak sekali barang barang bekas peninggalan para mayat yang telah usai bunuh diri. Tak heran banyak sekali para pencari barang-barang bekas yang datang ke hutan ini untuk mengambil barang-barang yang sekiranya masih bisa dikoleksi.

Namun, saat ini Hutan Aokigahara juga dijadikan tempat wisata. Walau keadaannya di dalamnya masih banyak sekali bekas-bekas bunuh diri. Pastinya wisata yang diberikan oleh tempat ini berbeda dengan tempat wisata yang lainnya.

Dilihat pada awal pintu masuk ke dalam hutan ini, ada terdapat banyak sekali papan bertuliskan kata-kata yang bersifat membangun atau memotivasi. Hal ini bertujuan agar orang yang berniat bunuh diri di hutan ini akan mengurungkan niat buruk tersebut. Bahkan ada salah satu di antara sepuluh negara yang warganya gemar menjadikan perbuatan bunuh diri tersebut menjadi salah satu tradisinya.

Baca juga: Yuk Cari Tahu tentang Chikungunya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.