,

No Russian, Salah Satu Misi Paling Kontroversial Dalam Dunia Gaming

oleh -2.466 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Kontroversi yang menyebabkan perdebatan bisa datang dari media mana saja, seperti film, drama, bahkan kartun. Dan seperti media entertainment lainnya, game juga tidak luput dari yang namanya kontroversi. Salah satu kontroversi yang paling dibicarakan dalam dunia game datang dari game First Person Shooter yang dirilis tahun 2009 berjudul Call Of Duty: Modern Warfare 2, dalam misi yang berjudul No Russian(Zhorif)

Apa Yang Membuat No Russian Kontroversial?

“Remember, no Russian” adalah satu-satunya kata-kata dan arahan yang diberikan kepada kita sebagai player dalam suatu lift, sebelum game ini memaksa kita untuk melakukan hal yang tidak terduga. Yaitu mengangkat senjata kita, mengarahkannya ke orang-orang yang tidak bersalah, dan menembakinya tanpa ampun. Walaupun kita dapat memilih untuk ikut membantai atau hanya mengikuti arahan dari Makarov tanpa membantai, pemandangan dari tubuh-tubuh yang sudah tidak bernyawa dan berlumuran darah dapat membuat semua orang yang memainkannya geram dan merinding.

Baca juga: 5 Game Console Dengan Jalan Cerita Yang Memukau

Dalam misi ini, kita akan bermain sebagai Joseph Allen, yang merupakan agen CIA dalam penyamaran. Kita akan ditugaskan untuk mendapatkan kepercayaan dari salah satu anggota jaringan teroris di Russia yang bernama Vladimir Makarov. Untuk mendapatkan kepercayaannya, Joseph Allen yang menyamar sebagai Alexei Borodin harus berpatisipasi dalam membantai semua orang yang ada di suatu bandara di Russia. Tetapi saat Makarov, Allen, dan ketiga teroris lainnya selesai “menjalankan tugasnya”, Allen ditembak dan dibunuh oleh Makarov.

Apakah Misi Ini Relevan Terhadap Plot?

Mulai dari tokoh politik sampai tokoh religi mengecam misi kontroversial ini. “Anda tidak bisa menyamakan ini dengan menonton TV, film, atau buku. (Misi) ini adalah pengalaman yang jauh lebih dalam, anda secara mental dan tidak langsung terjun ke efek kekerasan yang diberikan,” ujar Fazan Mohammed dari British Muslim Forum. Yang masih diperdebatkan adalah apakah misi No Russian ini relevan terhadap cerita Call Of Duty: Modern Warfare 2? Ataukah hanya misi tanpa plot penting dimana kita hanya membantai orang-orang tanpa alasan dan hanya untuk kesenangan semata?

Baca juga: 5 Animatronik Terseram Dalam Serial Five Nights At Freddy’s

Sebenarnya, misi ini berperan sangat penting dalam saga Modern Warfare. Bahkan, tanpa pembantaian ini tidak akan ada cerita Modern Warfare 2 dan 3. Maksud Makarov dari kata-kata “Remember, no Russian” adalah rekan-rekan Makarov termasuk Allen yang menyamar dilarang menggunakan bahasa Russia, bahkan senjata dan perlengkapan yang dipakai semuanya berasal dari Amerika. Hal ini bertujuan untuk membuat tuduhan bahwa pihak Amerika lah yang melakukan pembantaian di bandara Russia ini. Sehingga Russia menyatakan perang terhadap Amerika, sebagai bentuk pembalasan atas warga Russia yang terbunuh. Tuduhan ini diperkuat dengan Allen yang merupakan agen CIA dari Amerika.

Pembantaian orang-orang yang tidak bersalah merupakan hal yang mengerikan, terkutuk, dan hanya monster seperti Makarov yang dapat melakukannya. Tetapi hal ini menunjukan seberapa sadistik dan berbahayanya antagonis utama dalam saga Modern Warfare ini. Ide Makarov untuk menggunakan Allen yang berkebangsaan Amerika untuk mengadu domba Russia dan Amerika menunjukan bahwa ia sangat pintar dan genius. Melihat pembantaian berdarah dingin yang dilakukan Makarov dalam sudut pandang pertama memberikan dorongan nyata untuk menghentikannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.