Yuk Cari Tahu tentang Chikungunya!

oleh -227 views

ZETIZEN RADAR CIREBON- Chikungunya merupakan infeksi virus yang ditandai dengan serangan demam dan nyeri sendi secara mendadak. Virus ini menyerang dan menulari manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus.

Faktor Faktor:

Berikut terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ini, seperti:

  • Bayi
  • Orang dewasa diatas 65 tahun
  • Berpergian ke daerah yang terkena wabah
  • Tinggal di negara tropis yang kebersihan dan sanitasi lingkungannya buruk

Penyebab Chikungunya

Penyebab penyakit ini adalah sejenis virus, yaitu alphavirus dan ditularkan lewat nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk yang sama juga menularkan penyakit demam berdarah dengue. Meski masih “bersaudara” dengan demam berdarah, penyakit ini tidak mematikan. Penyakit ini disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Penyakit itu disebabkan oleh sejenis virus yang disebut virus chikungunya. Virus ini termasuk keluarga Togaviridae, genus alphavirus.

Gejala Chikungunya

Pada beberapa kasus, chikungunya tidak menimbulkan gejala apa pun. Akan tetapi, umumnya penderita chikungunya mengalami gejala, seperti:

  • Demam hingga 39 derajat celsius
  • Nyeri pada otot dan sendi
  • Sendi bengkak
  • Nyeri pada tulang
  • Sakit kepala
  • Muncul ruam di tubuh
  • Lemas
  • Mual

Gejala di atas biasanya timbul 3-7 hari setelah seseorang digigit nyamuk pembawa virus. Pada umumnya, penderita akan membaik dalam seminggu. Tapi pada sebagian penderita, nyeri sendi dapat berlangsung hingga berbulan-bulan. Walaupun tidak sampai menyebabkan kematian, gejala yang parah dapat menyebabkan kelumpuhan sementara.

Komplikasi Chikungunya

Pada kasus yang jarang, chikungunya dapat menimbulkan komplikasi berbahaya, seperti:

  • Uveitis (radang pada bagian mata yang disebut uvea)
  • Retinitis (radang pada retina mata)
  • Miokarditis (peradangan otot jantung)
  • Nefritis (peradangan pada ginjal)
  • Hepatitis (radang hati)
  • Meningoensefalitis (radang selaput otak)
  • Mielitis (radang pada satu segmen saraf tulang belakang)
  • Sindrom Guillain- Barré (gangguan sistem saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan)

Pengobatan Chikungunya

Virus chikungunya tidak bisa disembuhkan dengan pengobatan khusus. Dianjurkan agar pengidap menghabiskan banyak waktu untuk istirahat dan tidak melakukan banyak aktivitas berat. Selain itu, pemberian obat pereda rasa sakit dan antiradang hanya bertujuan untuk meredakan gejala. Untuk menangani gejala demam yang bisa berlangsung dalam durasi yang lama, konsumsi obat penurun demam. Pada sebagian pengidap yang mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan, misalnya akibat kehilangan nafsu makan dan malas minum, pemberian cairan oralit atau infus bisa dilakukan untuk mencegah dehidrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.