Galang Dana Rp 9 Milliar, Rachel Vennya Tolak Penghargaan MURI

oleh -162 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Banyak dari artis, selebriti hingga influencer turut serta dalam penggalangan dana pada masa pademi virus corona berlangsung. Sama halnya dilakukan oleh Rachel Vennya . ia mendonasi sebesar Rp 9 Milliar

Jumlah nominal yang begitu besar Museum Rekor Indonesia (MURI) pun melirik dan berniat untuk memberi Rachel Vennya penghargaan karena hal itu. Karena anggota medis yang saat ini sedang berjuang di garis depan menghadapi virus mengerikan ini mendapat bantuan yang layak(seno)

Baca juga: PewDiePie, Youtuber Sukses Berpenghasilan Tinggi

Akan tetapi Rachel menolak penghargaan tersebut sebagai penghargaan kerja kerasnya dalam menggalang dana untuk pandemi virus corona COVID-19.

melalui akun Instagram pribadi @rachelvennya, ibu dua anak itu membuat pernyataan sebagai berikut.

“Saya berterima kasih kepada MURI untuk niatan mengapresiasi apa yang saya lakukan dengan menggalang dana,” tulis Rachel Vennya dalam feed instagram. Ia mengaku sebenarnya terharu akan rencana MURI tersebut.

Rachel Vennya menegaskan, ia tidak pernah mendaftarkan dirinya ke MURI. Sebaliknya, Rachel Vennya berterima kasih kepada 135.107 orang yang telah ikut berdonasi.

“Saya tdk pernah mendaftarkan diri ke MURI, ttp niat baik MURI sangat saya hargai, Terima kasih buat 135107 #OrangBaik yang sudah berdonasi,” tulis Rachel.

Ia berterima kasih kepada seluruh donatur yang lebih dari 135 ribu orang. Setelah melalui banyak pertimbangan, akhirnya ia memutuskan untuk tak menerima penghargaan dan mengajk masyarakat untuk fokus membantu pihak-pihak yang membutuhkan bantuan.

“Sehingga dengan segala hormat, saya meminta maaf bahwa saya memutuskan untuk menolak adanya penghargaan ini dari MURI kepada saya pribadi. Mari terus berfokus pada mereka yang butuh dengan membantu yang kita bisa,” lanjutnya.

Menurutnya, penerima sumbangan dari penggalangan dana memang patut diapresiasi. karena, kebanyakan penerima yang merupakan petugas kesehatan yang berjuang menangani pasien virus corona.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *