Ini Cara Berhenti Jadi “People Pleaser”

oleh -343 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Menjadi seseorang yang serba “nggak enakan” alias people pleaser, demi selalu menyenangkan orang lain tentu lama kelamaan bikin capek diri sendiri. Bahkan, setiap keputusan biasanya dibuat berdasarkan bagaimana orang lain akan bereaksi atau justru apa yang diharapkan orang lain terhadap diri kalian sendiri. (Fajar)

Sudah sewajarnya manusia hidup untuk mendapat kebahagiaan dan membahagiakan orang lain. Membuat orang lain senang memang bukan hal yang dilarang. Tapi banyak orang yang malah menjadi people pleaser, sebutan bagi orang yang selalu ingin menyenangkan orang lain, dampak buruknya kalian bisa dimanfaatkan untuk hal yang tidak baik.

Namun, sifat ini bukanlah kebiasaan yang baik dan mungkin membawa dampak buruk dalam kehidupan sosial kalian. Lalu, bagaimana cara berhenti menjadi seorang people pleaser?

1. Menolak bukan berarti jahat

Source by Google

Tentu ada saat di mana kalian tidak bisa menolong orang lain, meski rasanya ingin untuk memberikan bantuan.

Ironisnya, people pleaser sering kali bermasalah dengan hal ini. Pada akhirnya, kalian akan terus berusaha untuk menyenangkan orang lain dan mengesampingkan kepentingan Anda sendiri. Padahal, jika memang kalian tidak mampu untuk membantu, kalian bisa menolak.

Melakukan penolakan tidak berarti kalian. jahat sob. Apalagi jika memang kalian benar-benar tidak bisa memberikan bantuan. Maka dari itu, jika kalian terpaksa menolak untuk memberikan bantuan, tunjukan empati.

2. Kebahagian kalian adalah hal yang terpenting

Source by google

perlu banget kalian ingat bahwa kebahagiaan itu bukan dicari, tapi harusnya bisa kamu ciptakan sendiri. Jika selalu menggantungkan kebahagiaan dengan membahagiakan orang lain, kapan kalian akan mengerti tentang makna bahagia itu? Karena sebenarnya semua itu datang dari dalam dirimu.

3. Tidak usah minta maaf jika tidak perlu

Source by Google

memang harus meminta maaf jika membuat kesalahan. Namun, bukan berarti kalian harus meminta maaf setiap saat; apalagi jika kesalahan tersebut bukan terletak pada kalian. Pasalnya, kebiasaan meminta maaf yang seharusnya tidak perlu adalah ciri dari seorang people pleaser.

4. Tidak usah terlalu dipikirkan

Source by Google

Overthinking alias memikirkan yang tidak perlu tidak akan membantu Anda berhenti dari kebiasaan menjadi people pleaser. Justru, overthinking dapat memperparah kebiasaan ini.

Oleh sebab itu, cobalah untuk berpikir secara rasional. Misalnya jika Anda harus menolak tawaran atau ajakan orang lain karena tidak punya waktu dan energi, ya sudah, tolak saja. Kalian tentu sangat berhak untuk menolak jika situasi dan kondisi tidak mendukung.

Baca juga : Ternyata Phobia Bisa Menjelaskan Sifat Asli Kalian!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.