Istilah Kampus Yang Penting Bagi Mahasiswa Baru

oleh -417 views
source glints.com

ZETIZEN RADAR CIREBON – Setelah lulus SMA kemudian berhasil di terima di salah satu universitas, pastinya kita perlu kembali beradaptasi dan mengenal lingkungan kampus yang tentunya sangat berbeda dengan dunia sekolah, baik SMP maupun SMA. Banyak istilah-istilah baru yang terkadang membuat calon mahasiswa baru bingung dengan istilah baru tersebut. Agar tidak terlalu bingung, berikut adalah beberapa istilah baru di dunia kampus yang perlu diketahui sobat Zetizen. (alwan)

 KTM

“Kartu Tanda Mahasiswa.” Tidak perlu dijelaskan lagi pun sobat zetizen pasti tau. Karena itu mirip dengan kartu siswa/kartu OSIS yang sobat terima di SMA. Kartu itu harus dijaga baik-baik karena dibutuhkan saaat sobat ingin meminjam buku perpustakaan, atau memakai fasilitas lain di kampus.

KRS

Merupakan singkatan dari “Kartu Rencana Studi”. Kita harus mengisi KRS dengan mata kuliah-mata kuliah yang mau diambil di semester tersebut. Sebelum kampus-kampus menerapkan sistem online, KRS secara harfiah merupakan kartu layaknya formulir. Sekarang, hampir setiap kampus mempunyai KRS online yang memudahkan mahasiswa mengatur jadwal studi.

SKS

Merupakan singkatan dari “Satuan Kredit Semester”. Itu adalah bobot pendidikan setiap mata kuliah. Pada umumnya, tiap kampus mewajibkan mahasiswa menempuh bobot pendidikan sebesar 144 SKS untuk lulus (untuk UI, jumlahnya sudah termasuk skripsi). Satu mata kuliah punya bobot SKS berbeda-beda. Ada yang 1, 2, 3, hingga 6 SKS. Kalo total SKS di akhir semester pertama sudah mencapai 24 SKS, berarti butuh 120 SKS lagi untuk wisuda. Biasanya, Mahasiswa hanya dperbolehkan mengambil maksimal 24 SKS tiap semester agar tidak keteteran.

IP

Adalah singkatan dari “Indeks Prestasi,” yang artinya sama dengan nilai akhir semester. Di Indonesia, skala IP dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi adalah 0 (nol) hingga 4 (empat). Mahasiswa yang mendapat IP 4 di akhir semester sudah pasti mendapatkan nilai “A” di semua mata kuliahnya. Penilaian di universitas memakai huruf. “E” untuk yang paling rendah dan “A” yang paling tinggi.

IPK

“Indeks Prestasi Kumulatif” Secara teknis, IPK dihitung berdasarkan rata-rata IP yang didapat mahasiswa di tiap semester. Mempertahankan konsistensi kuliah adalah kunci IPK kita stabil.

UKM

Kalau di sekolah ada ekstrakulikuler, di kampus ada Unit Kegiatan Mahasiswa atau UKM tersebut.

Hima/HMJ

“Himpunan Mahsiswa Jurusan” atau ibarat OSIS tapi di tingkat jurusan.

KKN/KKM

“Kuliah Kerja Nyata,” ada juga yang menyebutnya sebagai “Kuliah Kerja Mahasiswa.” Peserta KKN/KKM biasanya dikirim ke daerah tertentu dan menetap di sana selama kurang lebih sebulan bersama warga lokal. Mereka ditugaskan melakukan sesuatu untuk memperbaiki keadaan di daerah tersebut. Namun, tidak semua kampus punya program KKN/KKM ini.

PKL/PPL

Anak-anak lulusan SMK pasti tau kepanjangan PKL adalah Praktik Kerja Lapangan dan PPL adalah Program Pengenalan Lapangan. Mahasiswa magang di salah satu kantor, sebagai upaya memenuhi ketentuan jurusan.

BEM/DEMA

Sementara itu, BEM “Badan Eksekutif Mahasiswa” atau DEMA singkatan dari “Dewan Mahasiswa” ibarat OSIS yang tingkatannya lebih tinggi, yaitu di Fakultas dan Universitas. Organisasi inilah yang bekerjasama dengan universitas untuk mengadakan rentetan kegiatan penerimaan mahasiswa baru dan kegiatan lainnya sesuai dengan ranahnya.

SEMA

Senat Mahasiswa adalah badan legislatif di tingkat fakultas dan Universitas.

Dekanat

Di tingkat Fakultas ada Dekanat. Dekanat adalah sivitas akademik di tingkat fakultas dan dipimpin seorang dekan. Dekanat juga merupakan lembaga yang bekerjasama dengan organisasi mahasiswa untuk membuat berbagai kegiatan.

Rektorat

Rektorat adalah sivitas akademik yang mengurus administrasi tingkat universitas dan rektorat dipimpin di bawah seorang rektor.

Dosen Wali/Pembimbing

Dosen wali bertanggung jawab menjaga mahasiswa agar perwaliannya tidak tertinggal SKS, dan pada akhirnya lulus tepat waktu dengan hasil memuaskan. Ketika memulai semester, sobat butuh persetujuan dosen wali sebelum akhirnya KRS disetujui universitas.

TA/Skripsi

Setiap orang yang mengikuti jenjang pendidikan tinggi atau kuliah pasti diwajibkan untuk membuat suatu karya ilmiah, baik itu berupa Skripsi maupun Tugas Akhir (TA) sebagai salah satu syarat kelulusannya.

Wisuda

Wisuda adalah akhir perkuliahan sekaligus awal baru bagi mahasiswa. Sebuah momen yang ditunggu dan gak akan terlupa.

Itulah beberapa istilah yang ada di dunia kampus, sejatinya setiap kampus memiliki istilah-istilah tersendiri dan sedikit berbeda namun, secara fungsi dan pelaksanaannya tetap sama.

Baca juga: UN Dihapus? Apa Penggantinya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.