Jack The Ripper: Kasus Pembunuhan Legendaris Penuh Teka Teki

oleh -394 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Jack the Ripper adalah sebuah nama legendaris yang tidak asing lagi di telinga kita. Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Jack the Ripper sangat populer di London karena hampir tidak ada satupun informasi mengenai keberadaannya.

Penuh mister dan teka teki, polisi pun merasa kebingungan, pada saat itu masih belum mengenal teknologi CCTV.  Kebenarannya masih dipertanyakan, siapakah pembunuh dengan julukan Jack The Ripper?.Lalu bagaimana asal-usul Jack The Ripper sebenarnya?. (seno)

Pada awal kemunculan kasus pembunuhan berantai, nama Jack The Ripper sebenarnya belum pernah disebutkan sebagai pelaku yang bertanggung jawab. Tidak ada informasi mengenai pelaku pembunuhan dan banyaknya surat yang masuk ke Kepolisian dan Media yang menggiring opini untuk memberi identitas bagi si pelaku.

Tidak ada satupun nama yang dipilih, sampai akhirnya ada satu surat yang masuk ke Kepolisian dan mengaku bahwa dia adalah si pelaku dan menyebutkan namanya sebagai Jack the Ripper.

Baca juga: Rothschild, Keluarga Pengendalian Uang Kuasai Dunia Selama 2 Abad

Jack the Ripper juga sering disebut sebagai “Pembunuh Whitechapel” karena korbannya bermayoritaskan pelacur alias wanita tuna susila, meskipun ada banyak yang menganggap jumlahnya bisa lebih dari 5 orang. Seluruh kejahatan yang dilakukan oleh Jack the Ripper terbilang singkat karena hanya dilakukan dalam kurung waktu 3 bulan.

Terdapat banyak pendapat yang bermunculan setelah kasus Jack the Ripper. Salah satu hal yang paling jelas adalah kebencian Jack The Ripper dengan wanita tunasusila yang dibunuhnya.

Kebencian ini sangat nampak ketika dia memabwa pulang hampir seluruh rahim dari korban lelu memakannya sebagian kemudian sisanya di kirim ke kantor polisi dengan surat “the Hell” yang dikirimkan.

Surat ini tidak pernah ketahuan dan juag terungkap sampai hari ini. Hal inilah yang membuat kasus dari Jack the Ripper menjadi Legenda. Sampai kisah pembunuhan Jack The Ripper diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama yakni “The Hell”

Sumber: rianfebriansyahblog

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *