5 Fakta Menarik Dari Seorang Didi Kempot Musisi Ambyar Asal Jateng

oleh -373 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Kabar mengejutkan dari seorang musisi ambyar asal Surakarta ini. Dionisius Prasetyo atau biasa dikenal Didi Kempot dikabarkan meninggal pagi ini, Selasa (5/5/2020) di RS Kasih Solo, Jawa Tengah. Selepas kepergiannya Didi meninggalkan sejumlah nilai dan fakta menarik yang dimiliki julukan The Godfather of Broken Heart ini. Fakta menarik dari sosok legendaris terebut telah kami rangkum, berikut beberapa fakta menarik dari seorang Didi Kempot. (seno)

1. Terlahir dari Kelurga Seniman

Dia terlahir dari keluarga seniman yang Ayahnya seoramg pemain ketoprak di Jawa Tengah. Ibunya, penyanyi tradisional di Ngawi. Didi juga merupakan adik dari pelawak terkenal masa itu yakni Mamiek Prakoso.

2. Produktif saat Galau

Kegalauan tidak selalu bermakna negatif, juga tidak lantas membuat seseorang menjadi lebih buruk. Didi Kempot justru megaku produktif jika dia galau. Didi mengajak semua penggemarnya terbuka pada diri sendiri atas kegalauan yang dirasakan

3. Diberi Julukan “The Godfather of Broken Heart”

Didi Kempot mendapat julukan “The Godfather of Broken Heart” dari para penggemarnya. Hal ini dikarenakan sebagian besar lagu ciptaannya membahas perpisahan, putus cinta dan patah hati dengan lirik yang menyayat hati.

4. Meraih The Lifetime Achievement Award

Didi Kempot meraih the lifetime achievement award atau penghargaan prestasi seumur hidup dari Billboard Indonesia Indonesia Music Awards (IMA) 2020. Didi Kempot mendapatkan penghargaan tersebut karena kualitas karya dan telah puluhan tahun berkarier di dunia musik.

5. Semasa Hidupnya Pernah menjadi Pengamen

Ia  merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib sekitar tahun 1987-1989. Di Jakarta, Didi kempot mengamen di daerah Slipi, Palmerah, hingga Cakung. Karena hal inilah yang menjadi alasan nama julukan “Kempot” berasal. Julukan “Kempot” pun ia pakai, yang merupakan singkatan dari “Kelompok Pengamen Trotoar”.

6.  Lagu Stasion Balapan yang Paling Berkesan Hati Fans

Sepanjang berkarier, kurang lebih 30 tahun, Didi Kempot menyebutkan bahwa lagu yang paling berkesan adalah “Stasiun Balapan”. “Lagu itu yang memunculkan Didi Kempot di televisi. Alhamdulillah membuat saya dikenal sebagai penyanyi tradisional. Lagu-lagu lain (kesannya) juga sangat baik, seperti ‘Pamer Bojo’ yang disenangi anak-anak muda sekarang,” kata Didi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *