5 Owner Perusahaan Online Sukses Indonesia

oleh -553 views
idcloudhost.com
source merdeka.com

ZETIZEN RADAR CIREBON – Kemajuan teknologi membuat sebagian orang berpikir untuk berinovasi memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada. Berbagai usaha yang di lakukan melahirkan banyak hingga bisa mencapai kesuksesan. Beberapa di antaranya melakukan inovasi berbasis online yang sebelumnya belum populer di Indonesia, awalnya memang tidak mudah tapi lama kelamaan hal itu menjadi jasa favorit yang banyak digunakan oleh masyarakat.  Dan berikut 5 Owner Perusahaan yang sukses di Indonesia (alwan)

Nadiem Makarim

source klikpositif.com

Nadiem Makarim, lelaki berusia 34 tahun ini sudah menjadi sukses berkat usaha ojek onlinenya yang diberi nama GoJek. Sebelum ia sempat bekerja terlebih dahulu di sebuah perusahaan konsultan Mckinsey & Company, Managing Editor di Zalora Indonesia, terakhir sebagai Chief Innovation officer di Kartuku. Nadiem kemudian mendirikan PT GoJek Indonesia yang merupakan penyedia jasa transportasi ojek berbasis online. Pendirian usaha ini awalnya karena Nadiem melihat permasalahan utama para penyedia jasa ojek di Indonesia yang kurang produktif karena kesulitan mendapatkan penumpang. Meski sempat dianggap remeh karena ide usahanya tidak masuk akal dan mendapat cibiran banyak pihak, tapi Nadiem tetap gigih mempertahankannya sehingga dirinya bisa meraih kesuksesan sekarang. Berkat kecerdasannya, saat ini ia di percaya menjadi menteri pendidikan dan kebudayaan di Indonesia.

Reynold Wijaya

source kenangan.com

Agustus 2014 menjadi titik balik karier Reynold. Ia kembali ke bangku kuliah mengambil jurusan bisnis dan administrasi di Harvard Business School. Di kampus ternama tersebut, ia bertemu dengan Kelvin Teo dan Iwan Kurniawan yang menjadi mitranya mendirikan Modalku. Setelah itu, mereka mengajukan proyek tersebut ke DBS Bank, bank terbesar di Asia Tenggara yang berbasis di Singapura. DBS tertarik untuk menjadi investor dan akhirnya terbentuk perusahaan fintech bernama Funding Societies di Singapura pada tahun 2015. Sukses diterima pasar Singapura, Reynold dan kawan-kawan membawa model bisnis P2P lending ke Indonesia pada Januari 2016 dengan nama Modalku yang melayani area Jabodetabek. Modalku berhasil masuk dalam perusahaan startup terbaik “Fintech 250” 2017 dan 2018 versi CB Insights. Juga menjadi satu-satunya perusahaan P2P lending di Asia Tenggara yang masuk dalam daftar “The Fintech 100” versi KPMG dan H2 Ventures.

Ahmad Zaky

source kenangan.com

BukaLapak merupakan salah satu situs jual-beli online terbesar di Indonesia yang didirikan oleh Ahmad Zaky. Berkat ketertarikannya pada dunia informatika sejak duduk di bangku SD, kegigihannya kini membuahkan hasil yang mengantarnya menjadi wirausahawan sukses. Awalnya situs jual-beli online ini hanyalah sebuah divisi agensi digital bernama Suitmedia yang kemudian berubah status menjadi PT (Perseroan Terbatas). Di awal kemunculannya, masyarakat masih awam tentang jual-beli online sehingga tingkat kepercayaan masyarakat minim. Lambat laun, BukaLapak.com mulai dikenal dan menerima banyak investasi dari dalam negeri maupun luar negeri.

William Tanuwijaya

source cronyos.com

William Tanuwijaya merupakan owner perusahaan situs jual-beli Tokopedia.com. Pria kelahiran 11 November 1981 (37 tahun) ini adalah seorang anak daerah yang merantau ke ibukota setelah lulus SMA dan meneruskan pendidikan sarjananya di Jakarta. Ia pernah menjadi penjaga warnet untuk bisa mendapatkan uang tambahan. Dari menjaga warnet inilah, dia mengenal dunia internet secara lebih dalam. Setelah menjadi penjaga warnet, William bekerja di beberapa perusahaan software dan game developer. Dari berbagai macam pengalamannya inilah, ia kemudian merintis Tokopedia.com pada tahun 2009.

Ferry Unardi

source phinemo.com

Beralih ke wirausahawan sukses yang usianya masih sangat muda, yakni 30 tahun. Ferry Unardi merupakan pria kelahiran 16 Januari 1988 yang merupakan owner perusahaan Traveloka, situs mesin pencari tiket pesawat, kereta, dan hotel untuk bepergian. Ketika berada di bangku kuliah, tercetus ide untuk membangun perusahaan rintisan yang memfokuskan pada pencarian tiket pesawat. Berhubung ide startup yang Ferry miliki sangat unik, tak heran kalau ada banyak sekali investor yang tertarik menanamkan sahamnya. Sejak didirikan pada tahun 2012, Traveloka tetap menjadi situs pencari tiket pesawat terfavorit di Indonesia.

Baca juga: Pekerjaan yang Bisa Kamu Lakukan #dirumahaja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *