Chimera, Makhuk dari Mitologi Yunani Berupa Singa Berekor Ular

oleh -1.539 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Istilah “chimera” menggambarkan sosok makhluk mitos atau khayalan dengan bagian yang diambil dari berbagai hewan, untuk menggambarkan apa pun yang terdiri dari bagian yang sangat berbeda, atau dianggap sebagai imajinatif liar, tidak masuk akal, atau menyilaukan. Sebenarnnya bentuknya seperti apa?. simak penjelasannya. (seno)

Lihat juga: Wolfsbane, Tanaman yang Berkaitan dengan Werewolf

Chimera atau bahasa yunani Χίμαιρα  adalah api yang mengerikan – Makhluk hibrida bernapas Lycia di Asia Kecil , terdiri dari bagian lebih dari satu hewan.

Biasanya digambarkan sebagai singa , dengan kepala kambing yang menonjol dari punggungnya, dan ekor yang ular.

Chimera merupakan salah satu keturunan Typhon dan Echidna dan saudara kandung monster seperti Cerberus dan Lernaean Hydra. Diceritakan makhluk ini bisa mengeluarkan nafas api. 

lihat juga: Medusa, Perempuan Berambut Ular

Kemunculan makhluk ini paling awal yang pernah tercatat ada dalam cerita Iliad. Binatang ini biasanya ditampilkan sebagai seorang betina dan sebagai sosok yang melahirkan Sphinx dan singa Nemean.

Chimera adalah anak dari Typhon dan Echidna serta saudara dari monster seperti Cerberus dan Hydra.

Monster yang ditakuti ini dipercaya sebagai pertanda badai, kapal tenggelam, dan bencana alam lainnya. Monster ini dikenal dalam pertempuran legendarisnya dengan Bellerophon dan Pegasus.

Chimera akhirnya dikalahkan oleh Bellerophon dengan bantuan Pegasus, atas perintah Raja Iobate dari Lycia, setelah meneror Lycia dan tanah di sekitarnya. Karena Pegasus bisa terbang, Bellerophon menembak Chimera dari udara, aman dari kepala dan napasnya.

Sumber: Wiki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.