Fjord, Lembah yang Menjulang Tinggi Dengan Perairannya yang Dalam

oleh -131 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Fjord, kata tersebut masih cukup asing di telinga orang Indonesia. Walaupun begitu, keindahannya tetap akan membuat siapapun yang melihatnya takjub dan terkagum. Lembah yang menjulang tinggi dan “sungai” raksasa yang sebenarnya merupakan laut seperti foto diatas adalah Fjord. Namun, bagaimana lembah ini terbentuk? Dan apa yang membedakannya dengan lembah dan sungai biasa? (Zhorif)

Fjord adalah perairan air asin atau laut yang masuk dan memanjang sampai jauh ke daratan. Biasanya berbentuk “U” dengan dinding batu yang tinggi dan curam di kedua sisinya. Lembah ini terbentuk oleh gletser pada zaman es, dan pergerakan gletser dari waktu ke waktu mengubah landscape yang dilewatinya. Proses alami ini mengikis lembah, sehingga membuat kedalaman perairan suatu Fjord bisa mencapai ribuan meter.

Lembah ini mendapatkan namanya dari kosakata Norwegia fjǫrðr, yang memiliki arti “where one fares through” dalam bahasa Inggris dan “dimana seseorang melakukan perjalanan” dalam bahasa Indonesia. Lembah ini banyak terdapat di negara-negara bagian ujung utara dan selatan bumi. Seperti Norwegia, Selandia Baru, Kanada, Greenland, dan Alaska.

Baca juga: 5 Destinasi Wisata di Norwegia yang Wajib Dikunjungi

Walaupun bisa mencapai kedalaman yang cukup seram jika dibayangkan dan terlihat “mati”, perairan lembah ini menjadi rumah untuk puluhan spesies terumbu karang dan ratusan spesies ikan. Tetapi terumbu karang yang tumbuh disini berbeda dengan terumbu karang di negara-negara tropis seperti Indonesia. Karena lokasinya yang cukup dalam, para peneliti masih kesulitan untuk meneliti ekosistem dalam perairan Fjord.

Baca juga: Northern Lights, Pillar Cahaya yang Menawan di Utara

Fjord sering dijadikan destinasi wisata karena keindahannya. Bahkan saking dalamnya, kapal pesiar berukuran besar sering berlayar di perairannya. Untuk Norwegia, selain menggunakan kapal atau perahu sebagai transportasi, kita bisa mengunjungi lembah ini dengan menggunakan bus, mobil pribadi, dan kereta api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *