Gaslighting, Penyiksaan Psikologis: Ini 9 Cirinya!

oleh -322 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Gaslighting, istilah ini mulai banyak dikenal sejak tahun 1944  dari sebuah film berjudul “Gaslighting” yang ditulis oleh Patrick Hamilton. Gaslighting sendiri adalah sebuah keadaan dimana pelaku memiliki kepribadian narsisistik, arogan, serta  merujuk kepada suatu bentuk penyiksaan secara psikologi (psikologis). Yang berakibat, membuat korban bisa menderita kecemasan, depresi, insecure, hingga mental breakdown.

Dilansir dari Psychology Today, mengungkapkan bahwa alasan seseorang memiliki perilaku gaslighting adalah sikap tak mau disalahkan. Berikut beberapa ciri pelaku gaslighting. (ina)

Source GIPHY

1. Berbohong dengan Sangat Jelas

Setiap orang pasti pernah berbohong, tentang hal sekecil apapun. Berbohong dengan terang-terangan adalah salah satu ciri dari gaslighting. gaslighters berbohong dengan wajah datar, dan memulainya dengan kebohongan-kebohongan kecil, sehinga pada saat ia melakukan kebohongan besar kamu jadi tidak yakin hal itu benar atau bohong. Membuatmu bingung dan menyerah adalah tujuan mereka.

2. Selalu Menyangkal Kebenaran

Ketika kebohongan mereka berusaha diungkapkan, mereka akan terus menyangkalnya sekalipun kamu memiliki bukti atau ingat akan suatu hal. Mereka akan terus menyangkal dan berbohong sampai akhirnya kita menjadi ragu dan mempertanyakan ingatan atau bukti yang kita punya tentang kebohongannya.

3. Mereka Memperalat Milikmu yang Berharga

Pelaku gaslighting akan memperalat hal berhargamu contohnya adalah keluarga, pasangan, hobi, hingga kariermu. Mereka akan menggunakan itu sebagai senjata saat kamu mulai mengkonfrontasinya. Mereka akan mengatakan bahwa semua itu tidak layak kamu miliki sehingga kamu menjadi tak berdaya.

4. Perilakunya Bertolak Belakang dengan Perkataannya

Sebagai pelaku gaslighting yang tentunya sering berbohong, kata-kata bagi mereka tidaklah penting. Mereka akan sering memuji dan mengatakan hal yang manis namun yang sebenarnya mereka lakukan adalah membuatmubingung dan merasa lemah.

5. Membuatmu Bingung

Semua orang pasti suka memiliki rasa stabilitas, oleh karena itu gaslighters menyerang stabilitasmu dengan membuatmu bingung. mereka akan terus membuatmu tidak yakin dan terus bertanya-tanya. contohnya adalah mereka mengancam akan menyakiti salah satu keluargamu sehingga kamu ketakutan dan meminta maaf namun mereka tak benar-benar mengonfirmasi apakah mereka akan benar-benar melakukannya.

6. Memutarbalikkan Fakta

Faktanya merekalah yang pembohong dan penipu, tapi mereka memutarbalikkan fakta dan menuduhmu menyebarkan hal buruk tentang diri mereka dan mengajak orang-orang agar membenci mereka, sehingga kamu merasa benar-benar seperti pembohong, sampai kamu mulai membela diri kamu sendiri dan terdistraksi dari kesalahan si pelaku gaslighting.

7. Mengumpulkan Masa untuk Menyerangmu

Selain pandai berbohong, mereka pandai menghasut orang-orang untuk ikut melawanmu. Ketika gaslighter menggunakan taktik ini, itu membuat kamu merasa bingung, tidak tahu siapa yang harus dipercaya.

8. Menyebarkan Rumor Bahwa Kamu Pembohong

Ini adalah salah satu taktik paling efektif dari gaslighting karena sifatnya yang merendahkan. Pelaku gaslighting tahu kalau mereka mempertanyakan kewarasanmu, orang-orang tak akan percaya kalau kamu bilang si pelaku bersikap abusif dan manipulatif.

9. Mereka Bilang Semua Orang Pembohong

Dengan memberi tahumu bahwa semua orang termasuk keluargamu, dan media adalah pembohong. Hal itu membuatmu mempertanyakan kebenaran.  Ini adalah teknik manipulasi. Itu membuat orang beralih ke gaslighter untuk mendapatkan informasi yang “benar” yang pada kenyataannya adalah kebohongan belaka.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.