Higanbana, Bunga Menawan Nan Beracun Yang Sering Muncul Dalam Anime

oleh -4.285 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Bagi kalian yang telah menonton anime Demon Slayer, pada ending anime tersebut sekilas terlihat bunga cantik nan unik bewarna merah namun memberikan aura misterius. yap, bunga cantik perlambang kematian bernama higanbana ini memang kerapkali muncul dalam adegan di anime. Seringkali pada momen sedih atau jika terdapat suatu karakter yang mati, lantas apa yang menyebabkan bunga ini menjadi lambang kematian? (Nindi)

Source google.com

Bunga cantik ini masih tergolong dalam keluarga bunga amaryllis. Bunga ini bernama Red Spider Lily, namun masyarakat Jepang juga mengenal bunga ini dengan nama higanbana. Higanbana tumbuh di waktu akhir musim panas dan awal musim gugur di Jepang yang jatuh di bulan September. Karena bunga ini juga sering dikaitkan dengan hujan lebat maka dia juga dikenal sebagai lili badai.

Berdasarkan artikel Hurricane Lilies, Lycoris Species, in Florida karya Gary W. Knox, higanbana yang memiliki nama latin lycoris radiata bukan bunga asli dari Jepang. Jadi walaupun bunga ini terkenal di Jepang, namun faktanya bunga ini berasal dari daratan China dan Korea. Lalu setelah itu masuk ke Jepang dan tumbuh subur di pulau Ryukyu.

Higanbana Perlambang Kematian dan Perpisahan

Source google.com

Walaupun bunga ini memiliki penampilan yang cantik namun tidak demikian dengan artinya. Higanbana memiliki makna yaitu kematian juga perpisahan. Japan Visitor menyebutkan bahwa higanbana berasal dari kata higan yang berarti ‘pantai yang lain’. Kata ini berarti alam baka, tempat dimana roh-roh yang sudah meninggalkan dunia manusia berkumpul. Selain memiliki makna tentang kematian, bunga ini juga bermakna perpisahan.

Warga Jepang akan merayakan ekuinoks musim gugur dengan bunga ini. Mereka melakukan ritual upacara di makam leluhur dan menanam si cantik ini di dekat kuburan sebagai bentuk penghormatan.

Si Menawan yang Beracun

Terlepas dari penampilannya yang cantik, tanaman ini memiliki racun. Umbi tanaman ini mengandung racun yang cukup berbahaya. Karena hal inilah para petani Jepang biasa menanam tanaman ini di pinggir sawah untuk melindungi sawah mereka dari hama.

Baca Juga: The Poison Garden – Taman Beracun di Negara Inggris

Lalu lambat laun bunga ini juga ditanam di pemakaman. Hal ini karena saat itu masyarakat Jepang belum familiar dengan prosesi kremasi seperti saat ini. Jadi mereka menanam bunga ini dengan tujuan melindungi jasad dari hewan – hewan buas. Hal inilah yang menjadikan bunga cantik ini dikaitkan dengan kematian.

Selain hal tersebut bunga ini memiliki keunikan yaitu bunga dan daunnya tidak akan pernah terlihat dalam waktu yang sama. Hal ini dikarenakan jika bunganya mekar maka daunnya akan berguguran. Begitupun sebaliknya jika daunnya mulai tumbuh maka bunganya akan layu lalu gugur. Warga Jepang percaya hal ini berkaitan tentang legenda sedih Manju dan Saka, penjaga bunga higanbana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *