Lily of the Valley, si Cantik yang Beracun dan Bermakna Kesetiaan

oleh -2.130 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Buket bunga yang dibawa Kate Middleton saat hari pernikahannya dengan Pangeran William adalah Lily of the Valley. Tidak hanya mereka namun faktanya bunga ini merupakan favorit para putri kerajaan untuk buket pernikahan mereka. (Nindi)

Lily of the Valley merupakan salah satu jenis lily yang paling indah. Bunga ini juga sering disebut sebagai bunga musim semi. Lily jenis ini kebanyakan memeliki bunga berwarna putih, namun terkadang ada memiliki campuran warna merah muda. Bentuk bunganya seperti lonceng yang menggantung pada dahannya. Pada September, bunga ini mengeluarkan buah beri manis pada bagian petalnya yang berdiameter 5—7 mm.

Lily of the Valley Dalam Bahasa Bunga

Dalam the Queen Victoria’s Language of Flowers, bunga ini merupakan simbol kebahagiaan pasangan yang baru saja bersatu dalam pernikahan. Bunga ini dipercaya membawa kebahagiaan serta kesetiaan pasangan. Filosofi bunga ini adalah bunga kepercayaan, pancaran kebahagiaan, kesucian dan kerendahan hati.

Si Cantik yang Beracun

Terlepas dari keindahan dan artinya yang indah, bunga ini mengandung racun yang berbahaya. Racun dari lily jenis ini dapat berbahaya bagi hewan maupun manusia. Memakan bunga ini dalam jumlah yang sedikit memanglah tidak menimbulkan masalah. Namun faktanya jika manusia memakan bunga ini dalam jumlah banyak dapat mengancam nyawa orang tersebut. Hal yang akan terjadi jika mengonsumsi dalam jumlah banyak adalah merasa gatal di bagian mulut, mual yang luar biasa, muntah-muntah, diare serta merasakan kram di semua bagian tubuhnya. Bahkan, lebih fatalnya lagi bisa mengakibatkan disfungsi jantung dan membuat detak jantung melemah.

Baca Juga: Higanbanda, Bunga Menawan nan Beracun yang Sering Muncul Dalam Anime

Legenda Lily of the Valley

Lily of the valley memeliki nama Latin majalis yang berarti milik Mei. Dalam beberapa kisah astrologi menghubungkan bunga ini dengan Merkuri. Karena Mei adalah Ibu dari Dewa Merkuri atau Hades dalam mitologi Yunani. Sedangkan berdasarkan legenda agama Kristen, Lily ini dianggap sebagai air mata Bunda Maria ketika penyaliban Yesus. Kisah lain mengatakan bunga ini merupakan bentuk dari air mata Hawa ketika dibawa Adam ke Taman Eden.

Bunga yang Sulit didapat

Bunga ini memeliki harga yang cukup fantastis karena bunga biasanya hanya tumbuh di wilayah Inggris bagian utara. Kebanyakan bunga ini hanya panen sekali setahun ketika musim semi tiba karena termasuk dalam tanaman perennial. Selain hanya mekar di musim semi, bunga ini hanya berusia seminggu setelah mekar.  Untuk memanennyapun harus berhati-hati karena sangat rapuh dan mudah hancur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *