Sultan Muhammad Al-Fatih “Sang Penakluk”

oleh -767 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Sultan Muhammad Al-Fatih atau Mehmed II adalah seorang khalifah Utsmaniyyah yang berhasil menaklukan Konstantinopel.

Seorang pemimpin hebat yang menjadi penguasa Utsmani yang ketujuh ini merupakan salah satu pemimpin jenius dalam sejarah islam dunia.

Mehmed II merupakan seorang pemimpin yang cerdas lho sob, ia dapat menguasai 6 bahasa pada usia 21 tahun.

Baca Juga : Penaklukan Konstantinopel 29 Mei 1453

Selain menguasai 6 bahasa, di usianya yang masih muda juga ia telah menguasai kemiliteran, ilmu pengetahuan, dan matematika.

Tidak heran jika dalam masa kepemimpinannya, ia berhasil menaklukan Konstantinopel yang belum pernah dilakukan oleh pemimpin sebelumnya.

Dengan ditaklukannya Konstantinopel menjadi titik balik agama Islam dalam penyebarannya di seluruh dunia, bahkan saat itu bendera khalifah dapat berdiri tegak.

Ilustrasi : Ulamaku  

Sultan Muhammad Al-Fatih sendiri adalah gelar yang ia dapat setelah berhasil menaklukan Konstantinopel pada 29 Mei 1453.

Al-Fatih merupakan pemimpin yang sangat mengutamakan ilmu dan pendidikan kebanding harta dan kekuasaan selama masa kepemimpinannya.

Hal ini dibuktikan setelah pasukannya berhasil menaklukan Konstantinopel, ia segera membangunnya untuk menjadi pusat ilmu dan peradaban dunia terutama bagi umat muslim.

Islam sangat berjaya pada masa itu, banyak orang yang semangat untuk menuntut ilmu dan menjadi awal kebangkitan umat islam atas izin Allah.

Sang penakluk wafat pada Rabiul Awal tahun 886 Hijriyah atau 1481 Masehi. Ia wafat pada usia 52 tahun dan memerintah selama 31 tahun. (angga)

Wallahu a’lam bish-shawabi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.