Werewolf, Manusia Serigala Terbangun Setiap Bulan Purnama

oleh -1.675 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Werewolf kisahnya sering didengar sebagai film Hollywood namun, kisah mengenai manusia yang dapat berubah menjadi serigala ini bisa ditemukan di penjuru dunia.

Hingga, kisah mengenai makhluk yang biasa dikenal dengan nama Werewolf atau Lycan ini bisa ditemukan di catatan-catatan Yunani kuno. Lantas bagaimana asal usul werewolf sebenarnny?, simak rangkuma berikut ini. (seno)

Lihat juga: Chimera, Makhuk dari Mitologi Yunani Berupa Singa Berekor Ular

Cendikiawan Roma, Pliny the Elder, juga pernah bercerita mengenai seorang pria yang berubah menjadi serigala setelah memakan isi perut seorang anak kecil.

Lalu, pada tahun 60 Masehi, Gaius Petronius menulis dalam bukunya mengenai Niceros yang menyaksikan temannya berubah menjadi serigala. Niceros bercerita:

Lihat juga: Hydra, Naga dengan Sembilan Kepala Dalam Mitologi Yunani

Manusia serigala likantrof atau likan adalah sebuah mitos dari Eropa kuno berupa monster setengah manusia dan setengah serigala.

Konon manusia serigala akan berubah pada saat bulan purnama tiba saat kekuatan mistiknya mencapai puncaknya.

Kulitnya kasar dan ditumbuhi bulu yang lebat. Telinganya berubah menjadi lancip seperti anjing dengan gelambir yang menggantung di lehernya. Bedanya dengan serigala, werewolf tidak memiliki ekor.

Lihat juga: Wolfsbane, Tanaman yang Berkaitan dengan Werewolf

Dalam mitologinya, manusia serigala ini senang sekali memburu manusia. jika manusia terkena gigitan atau terkena cakarannya akan merubah manusia tersebut menjadi manusia serigala.

Menurut legenda Rusia, seorang werewolf dapat dikenali dengan adanya bulu di bawah lidahnya.

Dikisahkan bahwa manusia serigala hanya bisa mati jika ditembak dengan peluru perak.

Sumber: Wiki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.