Inilah Dampak Negatif Konsumsi Gula Berlebihan!

oleh -100 views
Source by parenting.orami.co.id

ZETIZEN RADAR CIREBON – Makanan dan minuman yang manis memang sangat nikmat untuk dikonsumsi, bahkan terkadang bikin nagih. Namun, di balik kenikmatannya, ada dampak negatif gula saat dikonsumsi berlebihan.

Gula bisa memberikan kenikmatan tiada tara saat dikonsumsi. Namun di sisi lain, rasa manis itu juga bisa menyebabkan berbagai dampak negatif, khususnya jika dikonsumsi berlebihan.

Hal ini bisa terjadi karena gula dapat menurunkan fungsi organ pankreas dan mengurangi produksi insulin. Berikut ini adalah dampak negatif mengkonsumsi gula yang berlebihan! (Kayla)

1. Merusak kulit

Jika dikonsumsi berlebihan, dampak negatif gula yang juga bisa kalian rasakan adalah penuaan dini. Hal ini dikarenakan dapat menyebabkan kerusakan pada kolagen dan elastin kulit. Dengan rusaknya kedua komponen tersebut, kulit akan menjadi lebih kering, kusam dan terlihat tidak kencang lagi.

2. Obesitas

Obesitas menjadi penyakit akibat gula yang bisa menjadi memicu berbagai penyakit kronis. Menurut penelitian, makanan dan minuman yang mengandung pemanis tambahan mengandung banyak kalori. Semakin banyak kalian mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung rasa manis, semakin banyak pula kalori yang kalian konsumsi.

Gula mematikan sistem kendali nafsu makan seseorang. Sehingga biasanya sekali saja kalian makan dan minum manis, kalian tidak bisa berhenti dan ingin mengonsumsi makanan manis lainnya. Tanpa sadar, kalori yang dikonsumsi bisa melebihi batas normal. Akibatnya, jika kebiasaan ini dibiarkan terus menerus, maka bukan tidak mungkin lagi kalian akan mengalami berat badan berlebih.

Baca juga : Jangan Sepelekan Bahaya Minum Sambil Berdiri!

3. Kerusakan gigi

Gula bisa diibaratkan magnet bagi bakteri jahat di dalam mulut. Kelompok bakteri ini menghasilkan asam di mulut setiap kali kalian makan makanan manis. Bakteri jahat ini, memakannya yang kalian makan dan membentuk plak pada gigi.

Plak adalah lapisan lunak dan lengket di gigi yang terdiri dari 70 persen bakteri yang berasal dari air liur. Plak pada gigi yang tidak hilang dengan air liur dan tidak terangkat saat disikat membuat pH mulut menurun sehingga membuatnya menjadi lebih asam.

4. Meningkatkan resiko diabetes

Hampir semua orang sudah tahu bahwa bahaya kelebihan konsumsi rasa manis dapat berujung pada penyakit diabetes atau kencing manis. Hal ini bisa terjadi karena dapat menurunkan fungsi organ pankreas dan mengurangi produksi insulin.

Insulin adalah hormon yang dihasilkan oleh pankreas untuk mengatur metabolisme gula. Saat kadar insulin di dalam tubuh sudah tidak lagi optimal, kadar gula darah akan cenderung tinggi sehingga penyakit diabetes sangat mungkin terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *