Malam ini, Ada 2 Fenomena Bulan yang Sangat Indah di Langit Indonesia

oleh -1.391 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Malam ini kedatang fenomena langit paling indah pada bulan Juni ini. Jika cuaca saat itu mendukung, warga Indonesia bisa menyaksikan 2 fenomena bulan yang sangat indah.

Leangkapnya 2 fenomena tersebut ialah Strawberrt full moon atau Bulan Punama Strawberry dan Gerhana bulan Penumbra.

Bulan Punama Strawberry? baru dengar ada fenomena langit seperti itu?, memangnya bakal seindah itukah?, Mari kita bahas satu per satu. (seno)

1. Strawberrt Full Moon

What is the Strawberry Moon? Meaning behind the June 2019 full ...

Strawberrt full moon atau Bulan Punama Strawberry dilihat namanya saja sudah bisa tergambarkan. Strawberry indentik nya dengan warnanya merah muda, memang bisa bulan warnanya merah muda?.

Sayangnya strawberry full moon hanyalah istilah, yang dipakai sebagai isyarat bahwa bulan purnama pada bulan Juni adalah pertanda buah strawberry di suku Amerika sudah matang dan siap dipanen.

Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Emanuel Sungging mengatakan, strawberry full moon adalah bulan purnama biasa yang terjadi pada bulan Juni.

Pada fenomena ini, Bulan akan terletak di belakang bumi bila dilihat dari matahari dan wajahnya akan sepenuhnya disinari cahaya matahari.

Puncak fase ini terjadi pada pukul 02.12 WIB, pada jarak 369.005 kilometer dari pusat bumi. Bulan purnama ini dapat disaksikan di seluruh wilayah di Indonesia, terutama dari arah Barat Daya.

Emanuel menyebutkan, Anda tidak perlu membayangkan bahwa bulan purnama ini akan berwarna merah seperti buah strawberry┬ápada umumnya. “Iya tidak ada hubungannya (penampakan warna merah dan strawberry full moon),” kata Emanuel kepada Kompas.com, Jumat (5/6/2020).

Lihat juga: Wallpaper Terkutuk yang Bikin HP Android Rusak, Kenali Penyebabnya!

2. Gerhana Bulan Penumbra

Foto-foto Penampakan Gerhana Bulan Penumbra Dini Hari Tadi ...

Gerhana Bulan Penumbra terjadi ketika bulan melewati bayangan sebagian bumi atau penumbra. Selama gerhana ini, bulan akan sedikit lebih gelap dari biasanya.

Gerhana ini juka tampak  di sebagian besar Eropa, Afrika, Asia, Australia, Samudera Hindia, dan Australia.

GBP ini terjadi pada (6/6/2020), pukul 00.45 WIB dan puncaknya pukul 02.24 WIB, dan berakhir pada pukul 04.04WIB.

Dikarenakan GBP ini terjadi bersamaan dengan bulan purnama, astronom amatir Marufin Sudibyo menuturkan meski dapat diamati dari seluruh Indonesia, akan cukup sulit melihat GBP ini.

“Sangat sulit dibedakan (fenomena GBP) dengan bulan purnama biasa jika tidak memakai alat bantu optik,” ujar dia.

Oleh sebab itu, Anda memerlukan teleskop agar dapat diidentifikasi bagian paras bulan yang menggelap sedikit karena gerhana.

Bagaiman pendapat kamu? apakah kamu rela tidak tidur untuk melihatnya fenomena bulan malam ini?, jadi enggak sabar.

Source: Kompas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.