Tariq Ibn Ziyad, Kesungguhan, Kesabaran, dan Pedang

oleh -644 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Tariq Ibn Ziyad (Djabal el Tariq) adalah panglima perang Dinasti Umayyah yang berkuasa di Damaskus, Suriah.

Ilustrasi Tariq Ibn Ziyad dan Tentaranya / GOOGLE IMAGES 

Tindakannya dalam membakar armada kapal selalu menjadi kisah yang menarik perhatian para ahli sejarah dari masa ke masa.

Tariq melakukan hal tersebut demi membangkitkan semangat juang para prajuritnya sebelum menghadapi peperangan, dan prajuritnya menuruti pertintahnya dengan berani.

Didampingi 7.000 prajurit, ia menyebrangi Terusan Hercules dan mendarat di Giblartar, sebuah dataran pasir di Iberia.

Setelah mendarat, Tariq memerintahkan seluruh kapal dibakar.

Kepada para prajuritnya ia berkata “Tiada tempat bagi kalian untuk lari. Laut di belakang  dan musuh siap menghadang. Demi Tuhan, kalian hanya memiliki kesungguhan dan kesabaran. Tak ada yang menjagamu selain pedang!.

Kapal-kapal pasukan Umayyah dibakar / GOOGLE IMAGES

Pendaratan mereka kemudian menjadi awal gelombang serangan bala tentara Umayyah di Eropa selama tahun 711-718.

Baca Juga : Attila The Hun, Ancaman di Antara Barat dan Timur

Sebagai seorang panglima, Tariq Ibn Ziyad tahu betul bala tentaranya akan menghadapi musuh yang jumlahnya jauh lebih besar.

Karena itu, ia memerintahkan seluruh armada yang membawa mereka, termasuk perbekalannya. Ia dan prajuritnya tak lagi memiliki tempat untuk mundur.

Pilihan yang tersedia bagi mereka hanyalah bertempur. Ternyata strategi ini berhasil membangkitkan semangat juang para prajuritnya.

Daerah taklukan bala tentara Umayyah di Iberia diberi nama Al Andus (Andalusia). Seorang Amr (Emir) ditunjuk sebagai penguasa dan bertahta di ibu kota Sevilla. Sampai saat ini, sisa-sisa kejayaan Umayyah masih dapat dilihat disana.

Baca Lagi : Wyvern, Makhluk Fiksi Mirip Naga Dalam Legenda Arthurian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.