The Motherland Calls, Monumen Tertinggi di Eropa

oleh -302 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Berdiri dengan megah di kota Volgograd, terdapat monumen berwujud wanita raksasa yang elegan dan anggun namun mengintimidasi. Dengan pedang raksasa di genggamannya, monumen tertinggi di Eropa ini merupakan simbol dari kekuatan dan tekad Russia sebagai suatu negara. Monumen ini bernama The Motherland Calls, monumen yang didedikasikan untuk The Battle of Stalingrad. (Zhorif)

The Motherland Calls dibuat dan didesain oleh ahli monumen Yevgeny Viktorovich Vuchetich dan insinyur Nikolay Vasilyevich Nikitin. Pembangunan dari monumen ini dimulai pada 1959 dan selesai pada 1967, menjadikannya monumen tertinggi di dunia sebelum rekor tersebut dikalahkan oleh monumen Dai Kannon of Kita no Miyako Park yang terletak di Jepang. Namun monumen ini tetap menjadi monumen tertinggi di Eropa sampai saat ini.

The Motherland Calls memiliki kerumitan dalam rancangannya. Posturnya yang rumit dan ukurannya memberikan tantangan bagi insinyur yang mengerjakannya. Namun semua masalah tersebut diatasi dengan menggunakan beton pratekan dan kawat besi. Gabungan keduanya berhasil menyeimbangkan lengan yang tidak stabil, sekaligus bahannya yang ringan membuatnya tidak akan memberi tekanan yang besar terhadap fondasi monumen.

The Motherland Calls berlokasi di Jalan Lenina, Mamayev Kurgan, Kota Volgograd, Russia. Di situs ini juga kita dapat mengunjungi berbagai aula dan monumen kecil. Seperti The Eternal Flame, Hall of Military Glory, dan masih banyak lainnya. Uniknya, monumen dengan berat 8.000 ton ini memiliki 200 anak tangga dari dasar bukit sampai kaki monumen. melambangkan durasi dari The Battle of Stalingrad, yaitu 200 hari.

Baca juga: 5 Destinasi Wisata di Norwegia yang Wajib Dikunjungi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, The Motherland Calls dibuat sebagai pengingat The Battle of Stalingrad. Yang merupakan pertempuran krusial antara Jerman dan Russia pada perang dunia ke-2. Monumen ini dibuat untuk mengingat pertempuran berdarah yang memakan korban 2 juta ini agar generasi di masa depan tidak akan melupakannya. Sekaligus menjadi simbol kekuatan dan keberanian untuk jutaan warga Russia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *