,

Pesut Mahakam dan Fakta Uniknya yang Hampir Punah

oleh -1.188 views
Source : IDN TIMES

ZETIZEN RADAR CIREBON – Pesut Mahakam menjadi salah satu mamalia air tawar yang telah terancam punah di Indonesia dan negara lainnya.

Meskipun demikian, mamalia air tawar ini keunikan dan keistimewaan tersendiri daripada fauna lainnya lho sob.

Mulai dari tingkah laku, kemampuan indra, hingga keistimewaan yang terdapat bagian tubuh dari Pesut Mahakam ini memiliki keunikan dan keistimewaannya sendiri.

Source : IDN TIMES

Nah, apa saja keistimewaan dan keunikan tersebut? langsung saja check it out!

1. Pesut Mahakam Dan Keunikan Fisiknya

Dilansir dari IDN TIMES, sobat dapat membedakan Pesut Mahakam dengan spesies pesut yang lain lewat ciri-ciri fisik yang dimilikinya.

Bentuk kepala mamalia ini bulat seperti umbi serta mempunyai mata yang kecil.

Para ahli mengatakan ini adalah bentuk adaptasi terhadap air yang berlumpur. Warnanya abu-abu, bervariasi antara muda sampai tua.

Tubuh yang polos tanpa motif, sirip punggung yang kecil dan membundar di belakang pertengahan punggung.

Sirip dada yang lebar dan membulat, lalu dahinya bundar serta tak memiliki moncong seperti lumba-lumba lainnya yang membuat mamalia ini berbeda.

Baca Juga : Pesut Mahakam, Mamalia Langka Perairan Mahakam

2. Termasuk Karnivora

Source : Kurio

Meskipun memiliki wajah yang lucu dan menggemaskan namun mamalia air tawar ini ternyata merupakan pemakan daging lho sob.

Pesut merupakan hewan yang memakan ikan, moluska, juga hewan krustasea lainnya.

3. Hidup Berkelompok

Seperti manusia, mamalia ini juga makhluk sosial lho sob. Dilansir dari Good New From Indonesia, satu kelompok dari hewan ini berisi tiga sampai enam ekor.

4. Berstatus Terancam Punah

Dilansir dari Wikipedia, populasi hewan ini terus menyusut akibat habitatnya terganggu, terutama makin sibuknya lalu-lintas perairan Sungai Mahakam, tingginya tingkat erosi dan pendangkalan sungai akibat pengelolaan hutan di sekitarnya.

Kelestarian Pesut mahakam juga diperkirakan terancam akibat terbatasnya bahan makanan berupa udang dan ikan, karena harus bersaing dengan para nelayan di sepanjang Sungai Mahakam.

Lantas bagaimana sikap sobat milenial terhadap hewan yang terancam punah dari peradaban ini? tentunya kita harus selalu mengkampanyekan usaha-usaha penyelamatan hewan ini, sembari mencari info dan cara untuk melestarikannya. (angga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.