Sir Elyan, Ksatria Raja Arthur Tepercaya Dalam Legenda Arthurian

oleh -407 views

 

ZETIZEN RADAR CIREBON – Sir Elyan Merupakan putra Tom, saudara lelaki Ratu Guinevere Pendragon dan saudara ipar Raja Arthur Pendragon. Dia menjadi salah satu bagian dari Ksatria Meja Bundar. (seno)

Awal Kehidupannya

Elyan adalah anak sulung dan satu-satunya putra pandai besi Tom dan mendiang istrinya. Namun hanya ada sedikit yang diketahui tentang kehidupan awal Elyan, bahwa dia meninggalkan rumah setahun sebelum Merlin tiba di Camelot dan tidak berhubungan dengan keluarganya.

Akibatnya, saudara perempuannya, Guinevere, tidak mengetahui keberadaannya, atau bahkan apakah dia hidup atau mati.

Kepribadian

Elyan adalah individu yang berani, penuh kasih, dan suka berpetualang yang mengikuti hatinya ke mana pun membawanya. Dia juga sering terlihat lembut, baik hati, dan penuh perhatian.

Dia meninggalkan rumah sekitar setahun sebelum Merlin tiba di Camelot, melakukan perjalanan yang luas dan mengambil banyak keterampilan, salah satunya adalah ilmu pedang. Keahlian ini, bersama dengan keberanian dan kesetiaannya, akhirnya membuatnya menjadi bukan hanya Ksatria Camelot, tetapi juga salah satu pejuang Arthur yang paling tepercaya.

Kemampuan

Dia sangat jago dalam teknik berpedangnya, sealin ahli berpedangnya dia juga terampil sebagai pandai besi. Dia mampu dengan mudah mengalahkan dua ksatria Cenred (The Castle of Fyrien), bertahan sendiri melawan pasukan tentara abadi meskipun mengalami luka di lengannya

Bukan hanya Ksatria Camelot tetapi juga salah satu ksatria Camelot yang paling tepercaya Arthur.

Kematiannya

Dia meninggal saat kejadian penyerangan Dark Tower. Saat itu dia datang untuk menolong Guinevere namun terdapat sebuah pedang melayang persona milik Morgana. Bahwa pedang tersebut akan bertarung sampai mati, siapa pun yang mencoba membebaskannya

Elyan bertarung dengan gagah berani, dan meskipun pedang itu menusuknya pada satu titik, melukai dia, dia akhirnya berhasil mengecoh pesona dan mengirimnya berlayar ke luar jendela. Elyan dengan cepat menutup jendela, menyebabkan pedang yang kembali bersarang di daun jendela.

Elyan kemudian jatuh ke lantai, diatasi oleh luka-lukanya. Merasa ngeri, Guinevere bergegas menghampirinya dan menggendongnya. Dia meninggal beberapa detik sebelum Arthur dan para ksatria datang membantunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.