Ini Arti Markah Jalan yang Perlu Kamu Ketahui

oleh -479 views

ZETIZEN RADAR CIREBON- Rambu-rambu yang dibuat oleh pemerintah tidak hanya sebatas palang rambu saja. Garis yang terdapat dijalan pun tidak semata-mata hanya hiasan belaka melainkan salah satu markah jalan yang harus ditaati bagi setiap pengendara. Setiap rambu memiliki arti yang berbeda beda, dari mulai memperbolehkan untuk mendahului, tidak boleh mendahului dan yang lainnya. Mau tahu apa saja arti dari markah jalan yang sering sobat temukan? Simak ulasan berikut, dan jangan lupa untuk sobat terapkan dikehidupan sehari hari. (farhan)

Baca Juga: ANOA, Kendaraan Lapis Baja Kebanggaan Indonesia

Garis Putih Putus-putus

Source by Tribun Travel

Yang pertama ada markah putus-putus. Hampir disetiap jalan yang ingin kita lalui pasti terdapat garis putus-putus yang berada di tengah jalan. Arti markah jalan putus-putus memperbolehkan kita untuk berpindah lajur ataupun mendahului kendaraan lainnya dengan tetap mempertimbangkan kondisi.

Garis Putih Tanpa Putus

Source by Nu Online

Kalau tadi ada markah putus-putus yang mengizinkan sobat untuk berpindah lajur atau mendahului kendaraan lain. Markah yang satu ini justru berlawanan dengan markah tersebut. Markah tanpa putus menandakan jika sobat tidak boleh berpindah lajur ataupun mendahului kendaraan yang berada di depan karena resiko yang cukup tinggi. Markah yang satu ini biasa berada di tikungan, tanjakan, jembatan, dan sebelum zebra cross.

Garis Kuning Tanpa Putus

Source by CNN Indonesia

Markah yang satu ini memiliki bentuk yang sama tetapi memiliki arti yang berbeda dengan markah sebelumnya. Jika garis putih tanpa putus memiliki makna tidak boleh mendahului, markah yang satu ini mengizinkan sobat untuk mendahului kendaraan lain dengan catatan tidak melewati garis kuning tersebut. Di Indonesia penerapan garis ini tidak banyak, namun di Eropa sobat akan menemukan penerapan garis ini.

Garis Ganda Putus dan Tanpa Putus

GridOto.Com

Selanjutnya ada penggabungan antara garis putus dan tanpa putus. Garis ini memperbolehkan pengendara yang berada di sisi garis putus-putus untuk berpindah lajur ke arah yang berlawanan. Sebaliknya, jika pengendara berada di sisi garis tanpa putus, pengendara tersebut dilarangan untuk berganti lajur.

Yellow Box Junction

Source by Kendari Pos

Pada umumnya YBJ atau Yellow Box Junction diterapkan dipersimpangan jalan besar perkotaan. Fungsi dari Yellow Box Junction yaitu menahan arus kendaraan menumpuk saat arus jalan sedang padat. Jika pengendara memaksakan untuk menerobos lampu saat sedang berwarna merah dan akan melintas atau berhenti di area Yellow Box Junction, pengendara tersebut akan dikenakan sanki dari pihak yang berwajib.

Baca Juga: MAUNG, Kendaraan Taktis Ringan Buatan Indonesia

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *