Philophobia, Rasa Takut untuk Jatuh Cinta

oleh -225 views

ZETIZEN RADAR CIREBON- Pernah ngga sih sobat merasa tidak ingin menjalin suatu hubungan lagi? rasanya jika menjalin suatu hubungan yang ada hanya akan menghancurkan hidup sobat saja. Jika iya, berarti sobat mengidap Philophobia. Philophobia sendiri adalah ketakutan akan keterikatan emosional dan takut berada di dalam hubungan bahkan jatuh cinta.

Mungkin bagi sebagian orang jatuh cinta adalah suatu hal yang sangat menyenangkan, apalagi jika kita jatuh cinta kepada seseorang dan kemudian seseorang tersebut jatuh cinta juga kepada kita. Pastinya akan sangat menggembirakan. Berbeda dengan orang yang mengidap Philophobia. Bagi pengidap Phobia yang satu ini jatuh cinta adalah ketakutan yang luar biasa dan tidak masuk akal untuk jatuh cinta. Selain ketakutan yang luar biasa pengidap phobia ini pun memiliki beberapa gejala yaitu berkeringat berlebihan, detak jantung cepat, sulit bernafas, sulit bergerak, penyangkalan diri, dan mual, gejala tersebut akan keluar jika ia sedang memikirkan tentang jatuh cinta.  (farhan)

Baca Juga: Bingung Cara Mengakhiri Hubungan Putus Nyambung? Coba Cara Ini

Souce by Tirto.id

Baca Juga: Mungkin ini Alasan Mantan Tidak Ingin Berteman Setelah Putus

Penyebab

Tidak sedikit penyebab seseorang mengalami Philophobia diantaranya yaitu karena masa lalu yang pernah disakiti. Mereka takut jikalau rasa sakit yang terjadi kepadanya dimasa lalu akan terulang lagi jika ia menjalin suatu hubungan kembali. Tidak hanya karena pasangan, karena keluargapun bisa menjadi penyebab phobia ini datang kepada seseorang. Mereka yang semasa kecilnya ditelantarkan atau tidak pernah merasakan kasih sayang akan memiliki potensi lebih besar tidak memiliki pandangan positif akan rasa cinta.

Pengobatan

Ada beberapa cara untuk seseorang keluar dari jeratan phobia tersebut yaitu dengan cara terapi, perubahan gaya hidup dan juga penggunaan obat tertentu. Dalam beberapa kasus, Dokter akan memeberikan beberapa resep obat antidepresan maupun obat untuk meredakan kecemasan para pengidap. Selain itu juga orang disekitarnya pun dapat membantu untuk ia bisa keluar dari zona tersebut diantaranya tidak menekan mereka untuk melakukan hal-hal yang tidak siap untuk ia lakukan dan menanyakan kepadanya bagaimana kita dapat membantu dan mendukung mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.