Xiaomi Akan Produksi Ponsel dengan Kamera Bawah Layar

oleh -194 views
Source

 

Source

ZETIZEN RADAR CIREBON – Xiaomi mengatakan bahwa akan segera memulai memproduksi secara massal perangkat ponsel terbaru, yaitu ponsel dengan kamera bawah layar pada 2021. Sebelumnya, teknologi kamera bawah layar telah memperlihatkan wujudnya produsen teknologi asal China tersebut beberapa waktu lalu. (Laeli)

Sesuai pernyataan dari The Verge, secara teknis teknologi tersebut merupakan generasi ketiga dari teknologi Xiaomi, meskipun versi pertama dan kedua yang belum memulai produksi secara massal untuk perangkat konsumen.

Dalam video rilisan Xiaomi, mereka telah memamerkan teknologi kamera bawah layar dengan layar pada punch hole yang lebih tradisional. Menurut Xiaomi, versi terbaru dari teknologi tersebut bekerja dengan memungkinkan kamera swafoto menangkap gambar melalui celah sub-piksel layar, yaitu titik merah, hijau dan biru yang membentuk setiap piksel.

Xiaomi menyatakan bahwa area tampilan atas kamera memiliki kepadatan piksel yang sama dengan bagian lainnya, sehingga dapat “menyamarkan” kamera swafoto dengan sempurna. Xiaomi menambahkan bahwa kamera swafoto itu sendiri sesuai dengan performa kamera depan.

Baca juga: Microsoft Kembali Meluncurkan Next Gen Konsol Terbaru Xbox Series S

Ketidaksempurnaan Teknologi Kamera Layar Bawah

Source

Meskipun area layar pada atas kamera sesuai dengan “kecerahan, gamut warna dan akurasi warna” dari tampilan lainnya, unggahan Xiaomi tidak menyebutkan apakah panel tersebut OLED atau LCD. Terlepas dari klaim mereka bahwa kamera swafoto samar dengan sempurna, masih tampak bayangan persegi kecil yang terlihat pada belakang layar dalam video promosi pada detik ke 00:29.

Gambar tersebut diunggah ke Twitter oleh akun Ice Universe yang menunjukkan perubahan warna bulat pada layar. Meskipun sangat samar, pada tempat kamera swafoto berada. Sejumlah produsen ponsel pintar telah merilis cuplikan teknologi ini, namun sejauh ini teknologi mereka belum rilis secara komersial.

Xiaomi dan Oppo sama-sama memperkenalkan teknologi tersebut pada Juni tahun lalu. Oppo telah memamerkan prototipe yang mengusung teknologi tersebut dalam MWC Shanghai pada bulan yang sama. Namun, laman Engadget melaporkan pada saat itu bahwa efeknya tidak sempurna. Lantaran area layar pada atas kamera tampak lebih berpiksel daripada bagian layar lainnya.

Baca juga: 5 Game PlayStation 5 yang Paling Ditunggu-Tunggu

Vivo juga berencana untuk menunjukkan teknologi tersebut pada MWC tahun ini. Namun gelaran tersebut batal karena pandemi COVID-19. Xiaomi mungkin tidak akan menjadi pabrikan ponsel pintar pertama yang membawa teknologi tersebut ke pasar secara massal.

Awal bulan ini, ZTE mengatakan akan meluncurkan ponsel pintar dengan teknologi yang sama. Ponsel tersebut bernama ZTE Axon 20 5G, ujar pihak ZTE pada 1 September. Namun, saat ini belum jelas apakah perangkat tersebut akan rilis keluar China.

Source: Tagar.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.