Filosofi Dibalik Si Harum Kenanga

oleh -71 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Bunga Kenanga, sering disebut kenongo (Bahasa Jawa) dan memiliki nama latin Canangium odoratum baill. Tanaman ini termasuk ke dalam family annonaceae adalah bunga yang memiliki bau yang sangat khas. Tidak heran bunga ini terkenal sebagai pohon parfum. (Nindi) 

Warga sering memanfaatkan bunga kenanga ini untuk bunga tabur. Sedangkan pohonnya sebagai peneduh halaman rumah maupun tepi-tepi jalan. Bunga ini merupakan tanaman liar yang dapat tumbuh mencapai 30 meter. Bunga ini dapat tumbuh subur pada daerah yang ketinggiannya mencapai 1200 meter dari permukaan laut.

Baca Juga: Baby Breath, Si Mungil Lambang Cinta Sejati

Canangium odoratum ini mengandung farnesol, asam bensoat, geraniol, safrol, eugenol, kadinen, bensin asetat, linalool, dan pinen. Kandungan minyaknya cukup tinggi tetapi sangat mudah sekali menguap.

Sebagian masyarakat pulau Jawa sering menggunakan Bunga ini untuk ritual, dicampur dengan bunga melati, bunga mawar dan bunga-bunga lainnya. Rendam dalam air yang bersumber dari 7 sumur maka air rendaman tersebut bernama ‘Air Bunga Setaman’. Biasanya dipakai untuk mandi bagi pengantin baru saat upacara siraman, juga saat upacara-upacara lain.

Bunga dengan aromanya yang harum dan berwarna hijau kekuningan ini bersama melati dan kantil adalah bunga kesayangan anggota keluarga keraton pulau jawa, pada keluarrga bangsawan bunga tersebut digunakan untuk bahan “ngadi salira” (perwatan tubuh). Bagi penggunaan wewangian dengan aroma kenanga menunjukan kelembutan tersendiri bagi pemakainya. 

Filosofi Bunga Kenanga

Adapun kembang kenanga menurut filosofi nama bunga dalam budaya Jawa ialah Keneng-a! Capailah segala keluhuran yang telah dicapai oleh para pendahulu. 

Berarti generasi penerus seyogyanya mencontoh perilaku yang baik dan prestasi tinggi yang berhasil dicapai para leluhur semasa hidupnya. Kenanga, kenang-en ing angga. Bermakna filosofis agar supaya anak turun selalu mengenang warisan leluhur tradisi, kesenian, kebudayaan, filsafat, dan lain yang baik-baik.

Jadi, menurut budaya Jawa filosofi nama bunga kenanga yaitu capailah segala sesuatu yang telah dicapai orang terdahulu. Yang mana, kita ketahui bahwa para pendahulu merupakan contoh atau suri teladan bagi kita dalam menjalani kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *