Sinopsis : The Witcher Episode 1 (Part 4)

oleh -11 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Lanjutan dari sinopsis The Witcher ep 1 part sebelumnya. Kembali pada pertarungan, lebih banyak sekarang pasukan Nilfgaardian yang datang sambil mengibarkan bendera Kerajaan. Kekalahan di pihak Cintra, dan memaksa sang Ratu melarikan diri dengan luka yang serius. Mousesack merapal sebuah sihir perlindungan agar pasukan Nilfgaardian tidak bisa masuk. (fattah)

 

Source Image : GeekGirlAuthority

 

Akhirnya, sihir perlindungan itu hancur juga. Ciri menangis tersedu-sedu melihat nenek tercintanya dalam keadaan sakaratul maut, akhirnya Cintra kalah dan menyerah terhadap Nilfgaardians. Lalu tiba-tiba Sang Ratu memberitahu Ciri untuk mencari Geralt of Rivia. “Dia adalah takdirmu”, kata Sang Ratu kepada cucu kesayangannya. Lazlo, seorang kesatria pengawal kerajaan diberi mandat untuk melindungi Ciri. “Lindungi Ciri karena dunia membutuhkan Ciri”.

Ciri dibawa pergi oleh Mousesack dan Lazlo, melarikan diri melewati  lubang terowongan rahasia yang dibangun jauh di bawah kastil. Selama pelarian tersebut, Mousesack mengorbankan dirinya untuk melindungi Ciri dari serangan penunggang kuda hitam yang membunuh Sang Raja. Lazlo berhasil keluar dan mengendarai kuda bersama Ciri, sesaat Ciri bertanya: “Selama hidupku aku selalu dilindungi, mengapa?”. Belum selesai menjawab, Lazlo terpanah tenggorokannya.

 

Baca Juga : Sinopsis : The Witcher Episode 1 (Part 3)

 

Kembali ke Blaviken, Renfri berpikir kedua kalinya tentang tawaran Geralt. Geralt yang saat itu sedang berada di penginapan tertegun karena banyaknya berandalan yang dipimpin oleh Renfri. Secara tiba-tiba terjadilah perkelahian antara mereka. Pertarungan dahsyat antar mereka pun tidak bisa dihindari. Adegan-adegan brutal pun mewarnai perkelahian ini. Geralt membunuh para begundal ini sampai yang terakhir, begundal terakhir terbunuh dengan kepala tertebas dari tubuhnya. Renfri keluar dari bayangan sambil menyandera Marilki sambil berkata aku akan membantai setiap orang di Blaviken sampai Stregobor keluar dari menaranya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *