The K2 : Episode5 (Part6)

oleh -199 views
The K2 : Episode5 (Part6)
tvN

ZETIZEN RADAR CIREBON – The K2 : Episode5 (Part6) – Semua orang melirik ke arah Yoo Jin. Se Joon bertanya apakah Istrinya menyimpan kunci tersebut? Dalam hati, Yoo Jin berdecak sebal karena semua orang rupanya telah mengetahui kalau ia pemegang kunci itu. (Dheva)

Ia memberikan kunci tersebut kemudian memegang pulpen yang diberikan oleh Je Ha.

The K2 : Episode5 (Part6) – Pengacara kemudian menunjukkan surat wasiatnya dan membacakan bahwa Choi Sun Ja menyumbangkan seluruh kekayaannya pada Yayasan Beasiswa Pyeongchang.

Rekan Je Ha bertanya kenapa dia tak bisa menghormati atasannya. Simple saja, karena Je Ha tak menyukai atasannya. Rekannya berdecak mendengar jawabannya, tapi bagaimanapun menghormati atasan adalah sebuah kode etik dalam kehidupan sosial.

Iya. Je Ha membenarkan jika dirinya memang tak punya etika.

“Tapi yang ingin aku ketahui kenapa….”

Je Ha menyela ucapan rekannya. Kalau dia mau bertanya kenapa dia kasar, maka sudah jelas kalau dirinya memang orang yang kasar. 

“Ya. Kau benar.”

“Punya pertanyaan lain?”

“Tidak.”

“Kalau begitu, jangan bicara padaku lagi.” ucap Je Ha memalingkan wajahnya malas.

Teman Je Ha cuma bisa mendesis sebal karena Je Ha menggunakan banmal ketika berbicara dengannya.

Salah satu Tetua disana mengatakan kalau sepertinya Sun Ja sangat menyukai Yoo Jin. Ia mempersilahkan Pengacara untuk keluar dan menunggunya. Pengacara memberikan hormat, ia akan segera kembali ke kantor.

“Aku bilang tunggu diluar, Kau ini!” bentak Mertua Sung Won membuat suasana menegang.Yoo Jin pun akhirnya memutuskan untuk menekan tombol pada pulpennya. Je Ha dan rekannya pun bisa mendengar percakapan mereka.

Mertua Sung Won berkata kalau mereka semua berkumpul disini bukan untuk mendengar sesuatu yang sudah jelas. Tapi maksud Mertua Sung Won, Yayasan Pyeongchang adalah milik Yoo Jin seutuhnya sedangkan Yoo Jin juga memonitori JB Grup menggunakan JSS. Yoo Jin tak sependapat dengan kata ‘memonitori’, dia hanya ‘mengawasinya’ saja.

 

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.