Arti Nama Verbena, Bidadari 7 Wonders

oleh -573 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Bagi pencinta komik nusantara, khususnya webtoon fantasi pasti sudah tidak asing dengan judul webtoon 7 Wonders. Tapi tahukah kamu arti nama para bidadari bersaudara? Kali ini kita akan membahas sang bidadari merah, Verbena dari 7 Wonders. (Nindi) 

(Sumber: Crocus) 

Verbena mungkin masih tergolong asing bagi masyarakat Indonesia dan tidak sepopuler tanaman hias yang lain. Namun, walaupun tidak seterkenal tanaman lain, bunga ini tidak kalah cantik dibanding dengan bunga-bunga lainnya.

Baca Juga: Khasiat Bunga Kenanga Untuk Kesehatan

Mengenal Lebih Dekat Verbena

Sebagian besar dari spesies tanaman ini berasal dari benua Amerika dan Asia. Sedangkan jenis Verbena officinalis adalah jenis yang berasal dari benua biru Eropa.

Verbena atau vervain termasuk ke dalam famili Verbenaceae. Tanaman ini memiliki sekitar 250 spesies di dalamnya. Ciri-ciri bunga ini adalah ukurannya yang mungil dengan lima buah kelopak pada setiap bunga. Bunga ini memiliki varian warna yang cukup beragam. Seperti, ungu, biru, putih, dan pink.

Telah sejak lama masyarakat menggunakan bunga verbena ini untuk kebutuhan herbal dan obat tradisional. Walaupun begitu sayangnya belum ada pembuktian ilmiah mengenai khasiat pastinya.

Selain berguna sebagai herbal dan obat tradisional, verbena juga sering terkait dengan kegiatan supranatural. “Tear’s of Isis” atau air mata Isis, adalah sebutan dari tanaman ini pada zaman Mesir kuno. Namun lama kelamaan sebutannya berubah menjadi “tear’s of Hera” atau air mata Hera.

Verbena Brasiliensis di Indonesia

Sekitaran Ranu Kumbolo terdapat tempat yang sangat indah. Dengan hamparan bunga berwarna ungu yang serupa dengan lavender. Namun tanaman tersebut bukanlah lavender melainkan Verbena Brasiliensis. Ciri-ciri bunganya adalah kelopaknya yang berwarna ungu dengan tinggi sekitar satu hingga dua meter.

Sayangnya walaupun terlihat indah, bunga ini mengancam ekologi disekitarnya. Bunga ini memiliki sifat perusak yang berbahaya. Tanaman ini bukanlah endemik Ranu Kumbolo, melainkan berasal dari Amerika Latin.

Bunga ini yang membutuhkan banyak air dan nutrisi akan mencuri sumber makanan dari tanaman sekitarnya.

Bahkan pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sangat merekomendasikan untuk memetik bunga ini. Namun tidak mereka tidak menyarankan membawa bunganya keluar dari padang bunga untuk mencegah penyebarannya menjadi semakin luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.