Cuplikan Field of Gold Bab 4

oleh -116 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Halo sobat, kali ini kami membawakan cuplikan dari novel China berjudul Field of Gold atau ladang emas, yuk simak. Kini kita akan mengintip bab 4. (Nindi)

Cuplikan Field of Gold Bab 4

Liu Muyun pergi membuka pintu, tetapi berhenti sebentar setelah mendengar perkataan Cao’er. Ia menyembunyikan perasaannya dalam senyum sambil berkata, “Tidak apa-apa. Dokter bilang kamu kehilangan terlalu banyak darah dan membutuhkan makanan… Ayahmu sedih saat tahu kamu terluka, jadi ia minta Paman Zhao pergi berburu lebih awal tadi pagi. Sebentar lagi mereka akan kembali. Nanti siang, kamu bisa minum sup ayam kental dan makan paha ayam favoritmu…”

Pintu tertutup dan ruangan kembali sunyi. Yu Xiaocao berpangku tangan lalu menyentuh luka kepalanya. Ia teringat mimpinya dan mengangkat lengannya dengan batu beraneka warna terikat. Ia menggoyangkan bebatuan itu pelan, tampak tidak terlalu istimewa. Gadis itu bergumam, “Seharusnya hanya jiwaku saja yang berpindah, mengapa batu ini juga berpindah? Aku pasti bermimpi sebelumnya. Itu kan hanya batu biasa. Bagaimana bisa menjadi batu ilahi?”
[Kamu batu yang tidak berguna! Seluruh keluargamu adalah batu yang tidak berguna!] Tiba-tiba, sebuah titik bersinar pada batu itu dan terdengar suara geram seorang anak dalam benak Yu Xiaocao. Ia sangat terkejut sampai hampir melempar batu itu.

Titik itu perlahan berubah menjadi bola emas kecil seukuran kepalan tangan seorang anak. Sepasang mata bundar besar dan mulut kecil muncul, lalu dengan santai melayang. Bola emas itu menatapnya dengan marah dan wajah menggembung, yang membuatnya terlihat lucu.

Yu Xiaocao mengulurkan tangan hendak memegang bola itu. Namun, bola itu tiba-tiba terbang dengan ekspresi angkuh dan lucu.

“Jangan marah. Saya akan minta maaf, oke? Kamu batu ilahi sungguhan? Apa kamu benar-benar memiliki kemampuan menyembuhkan luka? Apa kamu yang menyembuhkan luka di kepalaku?” Yu Xiaocao mengajukan serangkaian pertanyaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.