Cuplikan Novel Field of Gold Bab 2

oleh -85 views

ZETIZEN RADAR CIREBON –  Halo sobat, kali ini kami membawakan cuplikan dari novel China berjudul Field of Gold atau ladang emas, yuk simak. (Nindi) 

Cuplikan Field of Gold

“Kamu… adalah Ibuku?” Lin Xiaowan tidak menyimpan kenangan dari pemilik asli tubuh ini. Namun, secara tidak sengaja ia memukul kepalanya, sehingga memberinya kesempatan bagus untuk berpura-pura menderita amnesia. Apakah semua novel perpindahan jiwa seperti ini?

Wanita berpenampilan lemah itu memiliki wajah pucat, dan wajahnya menjadi semakin pucat. Ia terhuyung-huyung dan bertanya dengan tak percaya, “Cao’er, apa yang salah? Mengapa kamu tidak bisa mengingat Ibumu sendiri? Dokter You, apa yang salah dengan putriku?”

Dokter You adalah seorang pria tua berusia lima puluhan. Ia membelai janggutnya sambil mengerutkan kening. Setelah berpikir beberapa saat, dia berkata, “Dulu aku pernah membaca buku medis yang menyebutkan kasus serupa. Ada seorang pria yang tersandung saat mendaki gunung dan melukai kepalanya, sehingga ia kehilangan ingatannya. Gadis kecil, cobalah berpikir sedikit lebih keras, bisakah kamu mengingat sesuatu?”

Lin Xiaowan, yang sekarang Yu Xiaocao, mengerutkan wajahnya dan pura-pura berpikir lebih keras. Setelah beberapa saat, ia menggelengkan kepalanya dengan kuat dan berkata, “Pikiranku benar-benar kosong. Aku tidak bisa mengingat apa pun.”

“Putriku yang malang … Dokter You, bisakah penyakit Cao’er sembuh? Berbahayakah bagi hidupnya?” Ibu baru Yu Xiaocao dalam kehidupan sekarang memegang tangannya dan menangis pelan.

Para penduduk desa sekitar berdecak, menggelengkan kepala, dan menghela nafas. Kehidupan Nyonya Liu sangat sulit. Ibu mertuanya kejam dan kasar, sedangkan saudara iparnya seorang pemalas dan egois. Setelah melahirkan putera bungsunya, ia tidak bisa pulih seperti semula. Karena itu, ia menjadi rentan terhadap penyakit. Namun, ibu mertuanya masih saja menyuruhnya bekerja tanpa mengijinkan beristirahat. Bahkan setelah semua itu, ibu mertuanya masih saja tidak puas dan terus-menerus menyuruhnya.

Meskipun suaminya mampu menghasilkan uang, Nyonya Liu belum pernah menerima satu sen pun karena ibu mertuanya, Nyonya Zhang, mengantongi semua uang. Puterinya yang termuda terlahir sakit-sakitan dan diperkirakan tidak dapat hidup lama. Bahkan sekarang kepalanya terluka, hah …

Dokter You menghiburnya, “Jangan khawatir. Selama tidak ada gejala lain, kesehatannya tidak akan terpengaruh. Mungkin ingatannya akan pulih beberapa hari lagi. Bawa dia pulang dulu supaya tidak masuk angin.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.