Cuplikan Novel Field of Gold Bab 5

oleh -96 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Halo sobat, kali ini kami membawakan cuplikan dari novel China berjudul Field of Gold atau ladang emas, yuk simak. Kini kita akan mengintip bab 5. (Nindi)

Cuplikan Novel Field of Gold Bab 5

Mentari pagi perlahan menerangi langit awal musim semi. Ayam berkokok dengan leher terentang. Kakak kembar Yu Xiaocao, Yu Xiaolian pelan-pelan berpakaian.

Yu Xiaocao banyak tidur saat siang hari, iq terbangun oleh gerak-gerik kakak perempuannya. Ia menggosok matanya, melihat jendela, dan melihat masih sangat pagi. Ia bergumam, “Mengapa kamu bangun pagi-pagi?”

Yu Xiaolian menguap saat ia mengenakan jaket yang tertutup dengan tambalan. Ia melirik Nyonya Liu yang sedang tidur, dan berbisik, “Apakah aku membangunkanmu? Ibu tidur sangat larut kemarin. Aku akan bekerja dan membiarkan Ibu beristirahat lagi. Ini masih pagi, jadi kamu harus tidur lagi…”

Xiaocao menatap punggung gadis muda yang kurus ini. Ia hanya seorang anak berusia delapan tahun. Zaman sekarang, ia hanya akan menjadi anak sekolah dasar manja. Namun, ia sudah menjadi salah satu penopang utama dalam keluarga ini.

Sekarang, nenek mulai berteriak lagi, “Jam berapa sekarang? Mengapa kamu belum mulai memasak?! Jangan pikir kamu bisa bersantai hanya karena ada seorang penyakitan keluargamu!”

Nenek seseorang yang cerdik memilih korbannya. Ia tahu bahwa Nyonya Liu memiliki kepribadian yang lembut dan Yu Hai seorang penurut. Maka, ia bisa menangkap mereka berdua dalam sekali panah. Ia sedikit segan terhadap Yu Tua, jadi ia memperlakukan mereka sedikit lebih baik saat Yu Tua ada.

Yu Xiaocao mengerutkan keningnya dengan jengkel saat mendengar Nyonya Zhang berteriak pagi-pagi sekali. Neneknya pilih kasih dan bibi tertuanya selalu mengolok-olok mereka. Selain itu, sepupu tuanya orang yang serakah dan pemalas yang selalu mengancam mereka… Dalam kehidupan sebelumnya, ia membesarkan adik-adiknya sendirian. Meskipun situasi mereka sulit, tetapi belum pernah berada dalam situasi seperti itu.

Selama beberapa hari terakhir, selain melakukan pekerjaan rumah tangga yang berat, Nyonya Liu juga harus merawat putrinya saat malam hari. Jadi, hampir tidak punya waktu untuk tidur. Tubuhnya lemah dan sangat kurus bahkan hampir tidak memiliki daging. Selain itu, wajahnya sangat pucat sampai tidak terlihat darah mengalir di wajahnya. Ia juga memiliki bayangan gelap bawah matanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.