Sneak Peak Assassin Farmer Bab 2

oleh -182 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Sebelum kalian membaca keseluruhan bagian dari novel Assassin Farmer bab 2 ini, kamu bisa cek spoilernya dulu nih. (Nindi) 

Sneak Peak Assassin Farmer Bab 2

Ketika Su Shuilian terbangun dari pingsan nya, lingkungan sekitarnya bukan di musim semi 1923 Rumah Sakit Asing Kota Suzhou.Tetapi, hutan yang subur dan rimbun.

Sebuah hutan? Su Shuilian berkedip dalam kebingungan. Dia menopang tubuhnya yang rapuh dan melihat sekeliling dengan linglung, sebelum melihat tubuhnya sendiri, “Hah?”. Pakaian ini bukan yang ia ingat sebelum hilang kesadarannya. Mungkinkah saat dia tidak sadarkan diri para pelayan wanita sudah menukar pakaiannya?

Lalu mengapa pakaian ini sangat berlebihan? Dia selalu meminta pakaian yang nyaman dan bukan pakaian berharga atau mewah. Kedua pelayan perempuan yang telah menemaninya sejak kecil mengetahui hal ini dengan baik.

Dari dalam ke luar, dia selalu tampil katun atau sutra biasa, bukan pakaian yang cantik dan mahal ini yang tidak nyaman dan panas tanpa ventilasi. Ini jelas bukan sesuatu yang dimilikinya.

Dengan tidak sadar dia menyapu kedua matanya melewati kedua tangannya, menyebabkan kerutan alisnya mendalam. Kedua tangan yang terlihat serupa ini lebih kecil dari ukurannya sendiri, dan mereka dipenuhi luka, mungkin karena duri-duri. Namun, ini jelas bukan sepasang tangan putih rampingnya yang asli yang unggul dalam membordir.

Dia benar-benar Su Shuilian, dari “Rumah Sulam Bordir” lima kali berturut-turut dinyatakan penjahit nomor satu dan cucu dari Kepala Keluarga Su. Tidak mungkin itu semua ilusi? Selama sembilan belas tahun terakhir, apakah itu semua mimpi?

Apakah tubuhnya yang sebenarnya adalah wanita lemah dan tidak berguna yang bahkan tidak memiliki anak? Tunggu tidak, akan lebih tepat untuk mengatakan bahwa ini adalah tubuh seorang gadis muda. Mendasarkan pada komposisi tubuh itu tidak akan lebih tua dari Shuiyan sekalipun.

Berpikir tentang adik perempuannya Su Shuiyan, Shuilian tidak bisa menahan diri untuk tidak mendesah. Siapa sangka … sungguh, siapa sangka. Shuiyan selalu berperilaku rasional terhadap semua orang, dia jelas-jelas menghormati bibi, kepribadiannya ceria, dan dia bahkan terlihat cantik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.