Teknik Foto yang Wajib Kamu Coba

oleh -632 views

ZETIZEN RADAR CIREBON- Bagi kamu seorang fotografer, pastinya sering sekali bukan menghasilkan sebuah karya lewat jepretan yang kamu buat. Dari yang biasa hingga yang luar biasa. Tapi pernah ngga sih, kamu merasa bosan dengan teknik foto yang itu itu saja? Jika iya, artikel ini akan sangat membantu untuk kamu yang sedang mencari teknik-teknik foto. So, apakah sudah penasaran? Siapkan kamera, dan mulailah bereksperimen. (fb)

Baca juga: Skill yang Perlu Kamu Miliki Jika Ingin Menjadi Fotografer

Light Painting

Foto by @jordi.koalitic

Seperti namanya, light painting merupakah teknik foto berupa melukis dengan memanfaatkan media cahaya. Yang kamu butuh kan untuk menghasilkan jepretan seperti ini hanyalah sebuah flash, kamera dan juga tripod. Setelah alat tersebut terkumpul, setting kamera dengan mode manual, atur aperture sekitar f/8- f/11, pilih shutter speed lambat antara 10 hingga 30 detik, Iso rendah pada 100 atau 200 dan lukislah sesuai keinginanmu.

Light Trails

Foto by @farhan_firjatullah_b

Teknik selanjutnya tidak jauh berbeda dengan teknik sebelumnya, karena hasil dari jepretan tersebut masih berhubungan dengan media lampu. Kalau tadi kita melukisnya secara manual, light trail akan memanfaatkan cahaya lampu dari kendaraan yang sedang berjalan. Settingan yang diperlukan pun tidak berbeda dengan light painting. Yang berbeda hanyalah spot pengambilan foto yang harus berada di jalan raya.

Panning

 

Photo by @okkasupardan

Panning merupakan teknik dalam dunia fotografi yang biasa kebanyakan orang gunakan untuk membekukan gerakan pada benda yang bergerak. Cara untuk menghasilkan jepretan ini sangat gampang, kamu hanya perlu mengikuti gerakan objek tersebut berjalan. Settingan shutter setiap objek berbeda yaitu:

  • Orang joging/ sepeda biasa dijalanan: 1/20 detik
  • Sepeda gunung uphill/downhill: 1/30 sampai 1/50 detik
  • Mobil: sekitar 1/50 detik
  • Balapan motor/mobil : 1/100 sampai 1/200 detik

Freezing

Photo by @okkasupardan

Jika teknik teknik sebelumnya settingan pada kamera memerlukan shutter yang rendah, dalam teknik ini shutter yang kamu perlukan sangat tinggi. Hal itu kamu perlukan karena dalam teknik ini kamu harus membekukan objek yang memiliki kecepatan cukup tinggi seperti cipratan air. Selain itu kamu harus men-setting iso tinggi dan juga bukaan lensa besar agar mendapatkan cahaya yang cukup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.