Uncontrollably Fond : Episode2 (Part2)

oleh -149 views
Uncontrollably Fond : Episode2 (Part2)

ZETIZEN RADAR CIREBON – Uncontrollably Fond : Episode2 (Part2) – Joon Young sedang menatap papan pengumuman. Ada pengumuman yang mengatakan kalau Joon Young di skors selama 10 hari dengan alasan melakukan tindak kekerasan. (Dheva)

Kemudian Ibu Joon Young tak terima, ia menggandeng seorang murid perempuan saat menemui Kepala Sekolah. Ibu menjelaskan bahwa Joon Young tak bersalah, ia telah membantu gadis yang datang bersamanya. Karena segerombolan anak mengganggu siswi itu, Joon Young mencoba menghentikan mereka. Tapi mereka tetap berulah hingga Joon Young terpaksa memukuli anak – anak itu. “Bukankah seharusnya ia mendapatkan penghargaan, kenapa anda malah menghukumnya?”

Ibu meminta siswi itu untuk memberikan kesaksian tapi gadis itu terus menunduk diam.

“Maaf bu, menurut apa yang dikatakan gadis ini, mereka tak menganggunya. Yang mereka lakukan hanya bicara dan Joon Young mulai memukuli mereka tanpa adanya provokasi.”

Kemudian Ibu Joon Young hilang kesabaran, dia memarahi siswi yang berani berbohong dan membuat anaknya dihukum. Apa karena anak – anak itu orang kaya jadi dia membela mereka? Ibu Joon Young menampar siswi itu dengan marah. Siswi tadi ketakutan hingga menangis, Kepala Sekolah pun membentak Ibu agar ia meredakan kemarahannya.

Ibu menangis, dia berlutut dihadapan kepala sekolah dan memintanya menarik hukuman Joon Young. “Anakku akan menjadi jaksa. Kalau Anda melakukan ini pada catatannya, sama saja anda telah menjatuhkan hukuman mati. Aku akan bertanggung jawab dan menyuruhnya lebih berhati – hati mulai sekarang. Dia tak akan pernah melakukan kekerasan lagi, aku mohon!”

Tiga anak dengan wajah babak belur mengatai Joon Young yang kini menerima akibat setelah berurusan dengan mereka.

Joon Young datang dengan senyum sinisnya. “Ada hal yang ingin aku tanyakan.”

Ketiga anak itu meremehkan Joon Young, dia heran apakah Joon Young masih belum menyadari perbedaan kekuatan mereka. Joon Young tak takut, ia bahkan sudah berfikiran ingin mematahkan salah satu diantara mereka, “Siapa yang ingin menjadi relawan?”

 

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.