Sekilas Tentang Ahli Kimia Muslim, Al-Razi

oleh -351 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Abu Bakar Muhammad bin Zakaria Ar-Razi seorang pakar sains Iran yang hidup antara tahun 864 – 930 M. Ia lahir di Rayy, Teheran pada tahun 251 H./865 dan wafat pada tahun 313 H/925. sejak muda telah mempelajari filsafat, kimia, matematika dan kesastraan. Dalam bidang kedokteran, beliau berguru kepada Hunayn bin Ishaq di Baghdad. (Indah)

Seorang dokter klinis yang terbesar pada masa itu dan pernah mengadakan satu penelitian Al-Kimi atau sekarang lebih terkenal dengan ilmu Kimia. Dalam penelitiannya, pada waktu itu Muhammad Ibnu Zakaria Al-Razi sudah menggunakan peralatan khusus dan secara sistematis hasil karyanya dibukukan, sehingga orang sekarang tidak sulit mempelajarinya. Selain itu, itu Al-Razi telah mengerjakan pula proses kimiawi seperti; Distilasi, Kalsinasi dan sebagainya dan bukunya tersebut merupakan suatu buku pegangan Laboratorium Kimia yang pertama di dunia. Beliau memimpin sebuah rumah sakit di Rayy. Selanjutnya beliau juga memimpin Rumah Sakit Muqtadari, Baghdad.

Seputar penyakit cacar

Beliau terkenal sebagai bapak imunologi. Sebagai seorang dokter utama rumah sakit di Baghdad, Ar-Razi merupakan orang pertama yang membuat penjelasan seputar penyakit cacar. Beliau menyatakan bahwa:

“Cacar terjadi ketika darah ‘mendidih’ dan terinfeksi. Kemudian hal ini akan mengakibatkan keluarnya uap. Lalu, darah muda (yang kelihatan seperti ekstrak basah di kulit) berubah menjadi darah yang makin banyak dan warnanya seperti anggur yang matang. Pada tahap ini, cacar diperlihatkan dalam bentuk gelembung pada wine. Penyakit ini dapat terjadi tidak hanya pada masa kanak-kanak, tapi juga masa dewasa. Cara terbaik untuk menghindari penyakit ini adalah mencegah kontak dengan penyakit ini, karena kemungkinan wabah cacar bisa menjadi epidemi.” ¨ Beliau adalah pencetus konsep imunitas adaptif.

Baca Juga: Biografi Abu Al Qasim dan Abu Ja’far

Diagnosa ini kemudian mendapat pujian dari Ensiklopedia Britanika (1911) yang menulis: “Pernyataan pertama yang paling akurat dan terpercaya tentang adanya wabah ditemukan pada karya dokter Persia pada abad ke-9 yaitu Rhazes, beliau menjelaskan gejalanya secara jelas, patologi penyakit yang beliau jelaskan dengan perumpamaan fermentasi anggur dan cara mencegah wabah tersebut.”

Buku ar-Razi yaitu Al-Judari wal-Hasbah (Cacar dan Campak) adalah buku pertama yang membahas tentang cacar dan campak sebagai dua wabah yang berbeda. Buku ini kemudian terjemahkan belasan kali ke dalam Latin dan bahasa Eropa lainnya. Cara penjelasan yang tidak dogmatis dan kepatuhan pada prinsip Hippokrates dalam pengamatan klinis memperlihatkan cara berpikir ar-Razi dalam buku ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.