Uncontrollably Fond : Episode8 (Part4)

oleh -92 views
Uncontrollably Fond : Episode8 (Part4)

ZETIZEN RADAR CIREBON – Uncontrollably Fond : Episode8 (Part4) – Otak dan pendengaran No Eul masih dihantui oleh ucapan Joon Young padanya. dia menggeleng kepalanya kuat – kuat namun ucapan itu terus melekat dalam pendengarannya. (Dheva)

Dikantor, Asisten Kang mengantarkan kunci mobil setelah Ji Tae kemarin meninggalkan mobilnya didepan rumah Joon Young. Asisten Kang kemudian dengan hati – hati bertanya, akankah dia diizinkan satu menit saja berbicara dengannya sebagai seorang teman?

“Baik.”

Asisten Kang meminta Ji Tae untuk berhenti mengejar No Eul lalu minta maaf pada Jung Eun. Dia sudah bertindak terlalu jauh. Kalau sampai No Eul mengetahui identitasnya dan jika Jung Eun tahu siapa No Eul. Dan kalau sampai orang tuanya juga tahu. 

“Satu menitmu habis.” Ucap Ji Tae tanpa ampun.

Asisten Kang masih mencoba membujuk namun Ji Tae kembali menegaskan bahwa satu menitnya sudah berakhir.

Ji Tae menghubungi Sekretaris Kim, “Sekretaris Kim, apa kau sudah membelikan apa yang aku katakan?”

Joon Young memarkirkan mobilnya didepan rumah Nari. Dia ingin turun tapi sedikit ragu. Saat itu pula, Ji Tae berjalan kaki menuju rumah No Eul. Keduanya sama – sama sadar akan kehadiran satu sama lain. Tapi Ji Tae mengabaikannya dan berjalan menuju rumah Nari.

Ji Tae bersiap menekan bel pintu namun Joon Young buru – buru menyerobot dan tersenyum pelit padanya. tak selang lama, No Eul datang membukakan pintu namun melihat wajah Joon Young membuatnya begegas kembali menutup pintu. Kaki panjang Joon Young sontak menahannya lalu tersenyum dengan manis pada No Eul.

No Eul menatap malas Joon Young tapi tak bisa berbuat apa – apa karena kaki Joon Young mengganjal pintu.

Ji Tae rupanya membawakan No Eul makan dan memintanya untuk segera makan. Eul masih diam hingga JiTae mencoba menyuapi No Eul.

“Dia punya tangan juga. Dia tak terlihat seperti sedang sakit parah.” Celetuk Joon Young dengan sarkatis. NoEul sontak menatapnya Joon Young dengan jengkel.

 

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.