Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode12 (Part1)

oleh -92 views
Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode16 (Part9)

ZETIZEN RADAR CIREBON –  Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode12 (Part1) –

Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode12 (Part1) – Seseorang tengah membayar makanan tapi kartu kreditnya tak berfungsi. Dia berniat untuk membayar dengan uang tunai tapi seseorang meletakkan kartu kreditnya. Dia yang akan membayarkan makanan pria itu. (Dheva)

“Um, siapa kau?” tanyanya heran melihat Joon Young dengan kacamata hitam.

“Kau Jaksa Cha Tae Joong, ‘kan?”

“Ya, kau siapa?”

“Kau adalah jaksa yang menangani kasus Tuan No Jang Su di tahun 2006, ‘kan? Siapa kau sebenarnya?” tanya Joon Young dengan senyumnya.

Kenangan indah Joon Young bersama ibunya serta keluarga Jung Shik terngiang dalam ingatan Joon Young. Ibunya suka menyanyikan lagu ketika dia tengah gembira. Menari dan minum soju bersama.

Ditanah yang hijau, aku ingin membangun rumah seperti dilukisan. Itulah bagaimana lagu itu dimulai. Aku tak tahu sejak kapan, tapi akhirnya aku memiliki keinginan untuk tinggal di rumah yang berdiri ditanah yang hijau dan hidup bahagia dengan seseorang yang kucinta. Meskipun aku tahu kalau hidupku tak akan lama lagi, aku tak pernah menyerah untuk mewujudkan keinginanku. Aku hanya mempercepat dari 100 tahun menjadi tiga bulan.

Joon Young menatap lukisan rumah yang dibangun diatas rumput hijau. Ia menerima pesan singkat dari No Eul yang melakukan hitungan mundur. [5 meter lagi. 4 meter lagi. 3 meter lagi.]

Mungkin aku tak akan bisa hidup 100 tahun, tapi aku akan menghabiskan waktuku dengan orang yang kucintai. Jangan sedih atau menyesal.

Joon Young kembali melihat ke arah ponselnya dan hitungan mundur Eul sudah sampai angka 0. Dalam pesan Eul yang terakhir, dia berkata kalau Joon Young memang tak datang. Semua berakhir. Benar – benar berakhir.

No Eul meletakkan ponselnya ke dalam laci, menandakan kalau dia benar – benar berniat mengakhiri semuanya. Jik datang dengan tergesa – gesa untuk menanyakan maksud Eul. 

“Aku berniat untuk meninggalkan Korea.”

 

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.