Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode14 (Part13)

oleh -143 views
Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode16 (Part7)

ZETIZEN RADAR CIREBON –  Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode14 (Part13) –

Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode14 (Part13) – Joon Young masih terus memperhatikan No Eul yang mabuk di tangga. Kebiasaan Eul mabuk yaitu melampiaskan kemarahan pada apapun, ia sedang mengomeli baju Jik yang ia anggap menyalahkannya juga. Apa kau juga membenciku? Memangnya yang aku lakukan salah? Katakan padaku. (Dheva)

“Kau tak tahu mengenai hidup. Dasar anak kecil, kita sudah berteman sepuluh tahun. Kau tak boleh mengatai aku sampah.” No Eul menatap baju Nari, “Katakan pada pemilikmu.. ia teman yang mengerikan.”

No Eul merebahkan dirinya ditangga, “Ayah! Aku memanggilmu.”

Joon Young menghampiri Eul yang sudah teler tak sadarkan diri. Dia pun menggendong Eul kerumahnya. Kepala Eul hampir terantuk lantai saat ia mendudukkannya di depan pintu. Joon Young segera menahan lehernya, ia menatap Eul lekat – lekat.

“Kau tak melakukan hal yang salah. Kau tak melakukan hal yang salah, Eul.”

Joon Young berniat mengecup bibir Eul namun tertahan saat jarak antara mereka sangat dekat. Dia menahan keinginannya dan bergegas memencet bel rumah.

Nari menemukan Eul tertidur depan pintu. Ia memeluknya sambil menangis, “Katanya kau mau menginap di hotel bintang lima.”

Ibu, haruskan aku menyerah dengan segalanya dan melakukan apa yang aku inginkan sebelum mati? Aku akan menggenggam tangan Eul, menciumnya. Aku memeluk pundak kecilnya dengan hangat. Kita nonton film dan jalan – jalan. Kita tertawa dan bahagia. Haruskah aku melakukan semua itu?” batin Joon Young dalam perjalanan pulangnya.

Disisi lain, ada pasangan yang sedang belajar bersama. Bukan ding, soalnya Cuma Jik yang berkosentrasi belajar sedangkan Haru berkosentrasi memperhatikan wajah Jik. Jik meliriknya dengan kesal, “Noona, apa kau mau mengulang ujian masuk perguruan tinggi lagi?”

“Aku tak bisa berkosentrasi saat kau ada disampingku.”

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.