Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode15 (Part7)

oleh -125 views
Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode16 (Part7)

ZETIZEN RADAR CIREBON –  Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode15 (Part7) –

Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode15 (Part7) – Eul yakin kalau Joon Young kaya, dia mendapatkan satu juta dollar agar menghilang. Tapi dia hanya minta 10000 dollar saja dari Joon Young. (Dheva)

Sebelumnya Eul meminjam uang tanpa bunga, tapi sekarang dia minta uang saja. Kalau dia meminjam maka mereka harus bertemu saat ia mengembalikannya. Jadi lebih baik dia meminta kompensasi dan mengakhiri semuanya hari ini.

“Baiklah.” Jawab Joon Young super singkat. Tunggu disini.

Joon Young terduduk sedih didalam kamarnya. Sedangkan No Eul yang tampak tenang dan lancar berbicara sejak tadi ternyata juga menyimpan kegelisahan. Dia gemetaran memegang cangkir teh –nya.

Joon Young memberikan cek kosong lalu meminta No Eul untuk menulis berapapun jumlah yang diinginkannya. Eul bertanya, apa aku boleh meminta aset –mu kalau begitu?

“Kau boleh memiliki semuanya. Apa kau mau?”

No Eul langsung sebal, dia akan menuliskan 10000 dollar seperti yang dia minta. Dia bukan pencuri. Jangan melaporkannya kepolisi dan menuduhnya mencuri cek. Joon Young tak menanggapi omongan remeh Eul, dia memintanya cepat pergi. Dia lelah.

“Dengan ini, semua antara kita sudah berakhir. Mulai sekarang, kau bisa hidup tenang tanpa khawatir lagi.” Ucap Eul pergi.

Setelah keluar dari rumah Joon Young, wajahnya berubah sendu. Matanya berkaca – kaca ketika menatap rumah JoonYoung. Seolah hatinya sangat berat untuk meninggalkan rumah ini, yang berarti dia juga siap meninggalkan Joon Young.

JoonYoung duduk termenung. “Aku akan ingat untuk membayar apa yang sudah aku lakukan padamu, saat aku sudah mati.”

Jik tak bisa kosentrasi mengingat bagaimana dia menerima kecupan dari Haru. Bukannya belajar, dia malah membaca bertumpuk – tumpuk buku mengenai cinta dan wanita. Jik mengacak rambutnya dengan kesal. Dia memutuskan untuk curhat di forum, kalau dia menerima kecupan dari noona yang dia sukai. Dia berteriak pada noona itu, mengatai dia cabul. Apa aku tak normal?

 

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.