Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode16 (Part3)

oleh -137 views
Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode16 (Part8)

ZETIZEN RADAR CIREBON –  Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode16 (Part3) –

Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode16 (Part3) – Haru cengengesan saat bisa bertemu lagi dengan Jik. Sedangkan Jik masih saja kaku dihadapan Haru, dia meminta maaf karena telah mengabaikan pesan dan panggilannya. Haru tak mempermasalahkan hal semacam itu, toh dia bisa bertemu dengan pria yang 1000 kali lebih seksi dan 10000 kali lebih keren dari Jik. (Dheva)

Jik kecewa mendengar jawaban itu, dia menunduk hormat saat pamit pergi.

Haru menghalanginya, mau kemana?

“Katanya kau bertemu dengan pria yang 1000 kali lebih seksi dan 10000 kali lebih keren dariku.”

Haru stres sendiri, bagaimana bisa dia bertemu dengan pria setelah 3 tahun menjadi penggemar Joon Young? Dan sekarang dia beralih menyukai Jik. Haru menatap wajah Jik seraya menelan ludah.

Jik berubah waspada sambil menutup bibirnya, kenapa kau menelan ludah? Apa yang akan kau lakukan?

Haru sontak kesal dengan sikap Jik. Memangnya apa yang bisa dia lakukan? Dia bukan cabul seperti yang Jik pikirkan. Dia memang tak pandai bicara dan tak ramah, tapi dia tidak menggigit. Jadi jangan khawatir, bocah!

Jik mewanti – wanti agar mereka tak melakukan skinship sebelum dia lulus SMA. Dan berpelukan hanya di hari special saja. Dia juga ingin berkenalan dengan keluarga Haru dan dia akan memperkenalkan Haru pada kakaknya. Mereka harus minta izin untuk benar – benar pacaran.

Haru menolaknya. Ini bukan dinasti Joseon, mereka juga tak akan menikah sekarang. Lalu kenapa tak boleh ciuman? Anak SMP saja melakukannya.

“Itu mereka sedangkan aku punya prinsipku sendiri. Setelah aku dewasa dan bertanggung jawab, aku akan mengurusmu dan mengubahmu menjadi dewasa.”

Dan Jik menyarankan Haru untuk bergandengan tangan saja. Jik pun meraih tangan Haru namun jantungnya tiba – tiba berdetak dengan sangat kencang. Debaran ini membuat Jik menjadi tak nyaman, “Sepertinya kita juga tidak bisa bergandengan tangan.”

Haru menggerutu dengan kesalnya, kenapa?

 

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.