Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode9 (Part15)

oleh -111 views
Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode10 (Part5)

ZETIZEN RADAR CIREBON –  Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode9 (Part15) –

Alur Cerita Uncontrollably Fond : Episode9 (Part15) – Hyun Joon meminta istrinya tenang, soalnya dia tahu kalau sampai Eun Soo tahu Joon Young datang maka ia akan melarang Haru ikut. Ia yakin kalau Eun sebenarnya tahu kalau Haru penggemar berat Joon Young. Biarkan saja dia hari ini. (Dheva)

No Eul melakukan upacara dengan soju dan snack. Dia mengungkapkan rasa bersalahnya, maafkan aku, Ayah.

Anak kucing milik Haru menghampirinya lalu menumpahkan soju yang disediakan oleh Eul. Eul mencoba mengusir anak kucing itu tapi dia bandel dan memakan snack Eul. No Eul mendorong kucing itu agar meninggalkan snack persembahannya.

“Kenapa kau memukul anak kucing?!” sentak Haru.

Haru menyebut No Eul sebagai si wanita mata duitan. No Eul menyuruh Haru melihat ulah kucing miliknya, dia seharusnya melatih kucing itu. Haru tak mau ambil pusing, dia akan membayar ganti snack No Eul. Ia meletakkan uang diatas snack milik Eul.

No Eul menggetak kepala Haru, “Berapa umurmu? Dimana kau belajar sopan santun? Kau bahkan tak tahu caranya minta maaf atas kesalahanmu?”

Hyun Joon menghampiri mereka dan bertanya apa yang terjadi. Haru mengaku kalau No Eul telah memukul kepalanya.

Ingatan No Eul melayang saat ia bertemu dengan Hyun Joo beberapa tahun yang lalu. No Eul masih menatap Hyun Joon tak percaya. Hyun Joon dengan ramah bertanya apakah No Eul memang memukul putrinya?

“Kau tak ingat mengingatku?”

Hyun Joon tak bisa mengingat sosok Eul. Haru mengatakan kalau No Eul ini kan wanita mata duitan. Itu loh, yang bareng Joon Young.

“Haru-ya!” Hyun Joon meninggikan suaranya agar ocehan kekanakkan putrinya berhenti.

Hyun Joo melihat snack No Eul yang berantakan dan bertanya apa putrinya yang sudah melakukan semua itu. Haru jelas tak terima, yang melakukan itu adalah anak kucing. Hanya anak kucing.

“Hari ini adalah upacara peringatan kematian Ayahku.”

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.