Clarent, Pendang Perdamaian Milik Raja Arthur dalam Legenda Arthurian

oleh -899 views
Clarent

ZETIZEN RADAR CIREBON – Clarent adalah sebuah pedang yang digunakan oleh Raja Arthur tetapi untuk tujuan yang berbeda dari pedang biasanya, Excalibur. (sno)

Pedang Tertancap Batu

The Sword in the Stone: Destiny = Grounded Spirituality - Colleen Szabo

Memang pendang tersebut membuat bingung banyak orang perbedaan antara pedang Clarent dengan Excalibur, karena mereka adalah pedang terpisah yang digunakan oleh Raja Arthur.

Sementara itu, Clarent dideskripsikan dalam legenda Arthurian dengan Arthur mencabut Sword in the Stone dan menegaskan tempat yang sah sebagai Raja Inggris.

Arthur lah satu-satunya yang bisa mengeluarkan pedang tersebut dari bongkahan batu. Pedang membuktikan warisan kerajaannya dan mengakhiri perebutan kekuasaan. Akibatnya, Clarent menjadi pedang seremonial, dan simbol kedaulatan Raja Arthur.

Simbol Perdamaian

Dalam puisi Inggris Pertengahan, Alliterative Morte Arthure, disebutkan tentang Clarent, pedang upacara. Ini adalah pedang perdamaian yang diwarisi Arthur dari Uther, dan yang digunakan Arthur dalam ritual seperti penobatan dan ksatria.

Namun, pedang ini dicuri dan digunakan oleh Mordred untuk memberikan pukulan fatal kepada Arthur. Hal ini termasuk kedalam kisah Alliterative Morte Arthure dalam satu salinan dalam Naskah Lincoln Thornton awal abad ke-15.

Ini merupakan puncak dari pengkhianatan Mordred pada pertempuran Camlann. Pertempuran tersebut dari keputusan Arthur yang akan pergi ke medan perang sehingga ia mempercayakan takhta kepada Mordred, putra haramnya.

Lihat juga: Sir Hector de Maris, Adik Tiri Ksatria Lancelot Dalam Legenda Arthurian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.