Cuplikan Drama The Gifted Episode 2 Part 4

oleh -167 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Pernakah kamu bertanya apa gunanya belajar dengan keras? Kalimat tersebut adalah kalimat pembuka dari mulainya sebuah drama berjudul The Gifted. Mari kita simak cuplikan episode 2, part 4. Jika kamu belum mengecek cuplikan episode 1 kamu bisa cek ini. (Nindi) 

The Gifted Episode 2 Part 4

Dikamar mandi. Saat sedang kencing, Ohm merasa terkejut sekali ketika melihat kedatangan Folk dan penampilan rambut Folk yang telah di cukur. Dan tanpa berbasa- basi, Folk langsung menarik kemeja Ohm dan marah kepada Ohm.

Folk marah karena Ohm telah melaporkannya. Namun Ohm menjawab bahwa dia tidak ada melaporkan Folk, tapi dia hanya menceritakan itu kepada Guru Pom dan dia tidak menyangka kalau Guru Pom bakal memberitahu Bu Ladda. Tapi dengan emosi, Folk tidak mau mendengarkan penjelasan Ohm.

Folk memukuli Ohm dan menahan Ohm agar tidak bisa melarikan diri. Dia mengambil sampah dan membuang isinya ke wajah Ohm. Ia menendang Ohm secara terus menerus. Dia memarah- marahi Ohm terus. Ia menampar Ohm. Dia meluapkan kemarahannya kepada Ohm.

Dan karena sudah tidak tahan, maka Ohm pun mendorong Folk. “Sudah cukup!” teriak Ohm.

Lalu saat itu, lampu kamar mandi berkedip. Dan tiba- tiba saja Folk telah menghilang dihadapannya. Kemudian hidungnya kembali mimisan. Dan karena takut serta terkejut, maka Ohm pun melarikan diri.

Gosip RD. Siaran berita SMA Ritdha. Seorang murid perempuan yang menjadi reporternya. Dia menjelaskan tentang situasi didalam kantor guru, dimana seorang murid dikabarkan hilang, jadi kini orang tua murid tersebut datang ke kantor serta marah- marah.

Kemudian kabar baru kedua adalah …. Ada laporan bahwa di dalam toilet cowok terdengar suara aneh. “Apa itu hantu?” tanya si Reporter dengan gaya yang sedikit lebay.

Mendengarkan berita yang si Gadis cantik nonton tersebut. Maka Pang pun teringat tentang Folk. Dan lalu dia bertanya kepada Ohm. Tapi Ohm tidak menjawab Pang, karena dia sedang sibuk dengan pikirannya sendiri. Lalu saat Pang memanggil- mangil namanya, barulah Ohm tersadar. Dan sambil cengengesan, Ohm menjawab tidak tahu.

Source: K-adramanov

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.