Cuplikan Novel Field of Gold Bab 26

oleh -104 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Halo sobat, kali ini kami membawakan cuplikan dari novel China berjudul Field of Gold atau ladang emas, yuk simak. Kini kita akan mengintip bab 26. (Nindi)

Cuplikan Novel Field of Gold Bab 26

Yu Tua mengambil satu porsi terong tumis bawang putih. Karena giginya mulai ompong, dia suka makanan yang lembut dan empuk. Tanpa sadar, dia sudah menghabiskan setengah piring terong.

Setelah mendengar pendapat Yu Hai, pria tua itu, tidak langsung memujinya. “Ya ya! Rasanya memang sangat enak! Xiaocao lebih berbakat daripada ibunya. Ibu Xiaocao sukses membesarkannya. Ada pepatah terkenal – murid lebih pintar dari gurunya. Putra Ketiga, begitukah?”

Yu Tua cukup bangga dengan peribahasa yang ia ingat. Ia mengangkat janggutnya sambil menyesap seteguk anggur dan sangat menikmatinya. Keluarga kita cukup berbudaya!

“Ayah mengatakannya dengan sempurna. Namun, masakan Xiaocao semuanya digoreng dengan minyak. Keluarga kita biasanya hanya merebus sayuran dengan garam. Tidak ada minyak, jadi tentu saja tidak seenak sayuran yang ditumis dengan minyak. Lain waktu, kita harus memasak sayuran dengan cara ini!”

Setelah menyantap makanan lezat di rumah keluarganya,suasana hati putera ketiga, Yu Bo, sedang baik lalu menutup gelas ayahnya.

Yu Tua menggelengkan kepalanya setelah mendengar apa yang puteranya katakan, “Kamu harus tahu sifat ibumu. Jika kita membeli daging babi setiap hari untuk membuat lemak babi, akan membuatnya lebih pusing daripada memotong dagingnya langsung!”

Yu Hai menyela, “Kita tidak perlu menggunakan lemak babi, kita bisa menggunakan minyak sayur. Bukankah keluarga kita menyimpan kedelai kering dari tahun lalu? Kita bisa membawanya ke pabrik minyak dan menukarnya dengan minyak sayur. Makanan yang dimasak dengan minyak tetap terasa lebih enak.”

Jika menggunakan kedelai sebagai alat pembayaran, bukan uang, mungkin istrinya tertarik? Yu Tua menghitung kemungkinan istrinya menyetujui hal ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.