Cuplikan Novel Field of Gold Bab 34

oleh -93 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Halo sobat! Kali ini kami membawakan cuplikan dari novel China berjudul Field of Gold atau ladang emas, yuk simak. Kini kita akan mengintip bab 34. (Nindi)

Cuplikan Novel Field of Gold Bab 34

Balai Pengobatan Tongren adalah apotek terbesar dan terpopuler di kota. Diperkirakan, dokter Sun lahir dari keluarga dokter kekaisaran dinasti sebelumnya dan memiliki keterampilan medis yang tinggi. Bahkan bangsawan dari ibukota datang menemuinya untuk pemeriksaan medis.

Saat Yu Xiaocao masuk, dia melihat seorang dokter tua dengan rambut putih dan berjanggut. Ia sedang mengukur denyut nadi pasien.

[Energi spiritual! Ada begitu banyak energi spiritual!] Batu kecil ilahi tergesa-gesa menuju deretan lemari obat dan menempel ke lemari dengan kencang.

“Gadis kecil, mana yang sakit?” Setelah dokter tua meresepkan obat dan menginstruksikan muridnya mengambil obat, akhirnya dia punya waktu menyapa Yu Xiaocao.

Shitou gugup saat menjawab, “Kakek tua, kakak perempuanku yang kedua terluka kepalanya dan hampir mati tiga bulan lalu. Saat dia bangun, dia tidak bisa mengingat banyak hal. Kakek tua, bisakah memeriksa kakakku?”

Melihat bocah lelaki itu tampan dan sopan, Dokter Tua Sun menjawab dengan senyum menyenangkan, “Duduklah dan biarkan aku periksa nadimu.”

Kondisi kesehatan Yu Xiaocao sebelumnya memang mengkhawatirkan. Dia sakit parah semenjak lahir. Waktu kecil, dia diobati Dokter Sun, yang memperkirakan Xiaocao mungkin tidak dapat melewati usia sepuluh tahun tanpa perawatan yang cermat.

Namun, dengan asupan sehari-hari dari air batu mistik, penyakit yang masih ada di dalam tubuh Xiaocao sudah dibersihkan. Jadi, terlepas dari kurangnya olahraga, tidak ada yang salah dengan tubuhnya dan dia lebih sehat dari sebelumnya.

Dokter Tua Sun adalah mantan tabib kekaisaran, jadi setelah memeriksa nadi dan memeriksa luka di kepalanya, ia berkata, “Kamu terlahir dengan fisik yang lemah, tetapi seorang ahli telah memelihara kesehatanmu dengan efektif. Tubuhmu sangat sehat, kamu perlu melakukan aktifitas fisik. Jangan diam di rumah sepanjang hari.”

“Mengenai ingatanmu, aku pernah melihat kasus serupa di masa lalu. Mungkin ada pembekuan darah di otak karena jatuh dan menekan saraf. Namun, berasarkan denyut nadimu, sepertinya bukan masalah besar. Gumpalan darah akan menyebar seiring waktu dan secara bertahap memulihkan ingatanmu.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.