Cuplikan The Gifted Episode 1 Part 2

oleh -56 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Pernakah kamu bertanya apa gunanya belajar dengan keras? Kalimat tersebut adalah kalimat pembuka dari mulainya sebuah drama berjudul The Gifted. Mari kita simak cuplikan episode 1, part 2. Jika kamu belum mengecek cuplikan episode 1 kamu bisa cek ini. (Nindi) 

The Gifted Episode 1 Part 2

Nack mulai mencoba untuk membuka pintu loker yang dimaksudnya. Sementara Pang, saat dia melihat sebuah pemutar musik, dia menyentuh dan menyalakannya. Dan karena dipanggil oleh Nack agar membantunya, maka Pang pun mendekati Nack. Namun sayangnya, dia lupa untuk mematikan pemutar musik tersebut.

 

 

 

 

Pang membantu menyinari Nack yang sedang mencari. Dan ketika akhirnya mereka menemukan dokumen yang diperlukan, mereka pun bertos. Tapi tepat disaat itu, terdengar suara guru yang datang untuk memeriksa dokumen ujian. Jadi dengan segera, Nack dan Pang pun bersembunyi dibelakang kardus disana.

Dua guru mengobrol dan memeriksa semua dokumen yang berada disana. Dan ketika seorang guru berjalan mendekati kearah mereka, maka mereka pun menjadi ketakutan. Tapi untungnya, ternyata guru tersebut tidak mendekati mereka.

Guru tersebut menyetuh cuma ingin memungut pena nya yang terjatuh. Lalu pas disaat itu, pemutar musik tersebut berbunyi dengan keras, sehingga mereka pun menjadi heran, namun karena tidak tahu dan tidak curiga, maka mereka mengabaikannya.

Tapi sebelum akan turun, seorang Guru merasa curiga dengan apa yang ada dibelakang kardus. Dan seperti menyadari sesuatu, dia tersenyum, lalu turun.

Nack yang melihat mereka telah turun pun menjadi sangat lega dan memberitahukan kepada Pang yang ada di sebelahnya.

“Kamu pakai bluetooth untuk menyalakan pemutar musik itu ya?” tanya Nack.

“Waktu melihat pemutar musik itu, aku langsung punya ide,” balas Pang.

“Kamu memang pintar ya,” puji Nack sambil menyentuh kepala Pang. Tapi Pang menepisnya dan menyuruh Nack untuk memeriksa soal nya saja.

Ketika melihat soal ujian penempatan kelas yang didapatnya, Nack menjelaskan bahwa soalnya biasa saja, padahal dia mengira soal nya bakal lebih susah. Sementara Pang, dia merasa bahwa itu sudah cukup sulit untuknya.

“Mungkin sulit buat kelas 8. Tapi bukankah ini terlalu mudah buat tes kualifikasi Kelas Berbakat?” tanya Nack dengan sedikit heran.

Source: K-adramanov

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *