Enam Universitas Indonesia : Dana Penelitian Norwegia

oleh -282 views
Enam Universitas Indonesia : Dana Penelitian Norwegia

ZETIZEN RADAR CIREBON – Enam universitas Indonesia berhasil mendapat dana penelitian Pemerintah Norwegia. Dana tersebut dikucurkan badan Norwegian Agency for Development Cooperation (Norad). (jerrell)

Keenam kampus berhasil mendapat dana ini adalah Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Teknologi Bandung (ITB), Universitas Pertanian Bogor (IPB), Politeknik Negeri Pontianak, Universitas Nusa Cendana, Universitas Bangka Belitung.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Norwegia dan Republik Islandia Todung Mulya Lubis mengungkapkan rasa bangganya atas keberhasilan keenam universitas meraih pendanaan dari program NORHED II.

“Norwegia memiliki banyak jenis pendanaan untuk proyek penelitian yang bisa dimanfaatkan,” ujar Todung melalui rilis resmi (24/12/2020).

KBRI Oslo menyampaikan dukungan dan komitmen dalam menjembatani pembentukan kerja sama antara universitas di Indonesia dan Norwegia, serta Islandia, dalam berbagai bentuk, termasuk kolaborasi riset melibatkan sejumlah universitas.

“Saya terus mendorong universitas-universitas di Indonesia untuk berkolaborasi dalam penelitian untuk pengembangan demi memperkuat kapasitas lembaga pendidikan tinggi, untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas lebih tinggi, penelitian yang lebih banyak dan berkualitas lebih tinggi, serta pendidikan tinggi yang lebih inklusif,” ujarnya

Koordinator program NORHED, Jeanette da Silva mengatakan pihaknya menerima 199 proposal dan hanya ada 60 proposal yang berhasil didanai dengan jumlah total yang diajukan sebesar 3,1 miliar krona Norwegia (NOK) atau setara Rp.4,9 triliun. Namun untuk anggaran proposal yang akan terdanai mencapai 1,1 miliar NOK atau sekitar Rp 1,8 triliun.

Pembagian Lokasi

Semua proyek penelitian ini memiliki jangka waktu kerja sama antara tiga hingga enam tahun. Proyek ini terbagi dalam beberapa tim dengan subtema berbeda.

Untuk kampus UGM, Politeknik Negeri Pontianak, Universitas Nusa Cendana, dan Universitas Bangka Belitung. Mereka akan bekerjasama dengan Norwegian University of Science and Technology (NTNU).

Proyek yang akan terkerjakan memiliki subtema “Perubahan Iklim dan SDA” dan berjudul “Citizens Participations in Resource Governance and Sustainable Transition”. Dana yang di dapatkan sebesar 20 juta NOK atau sekitar Rp 32,6 miliar, selama periode enam tahun.

Sementara itu, pendanaan sebesar 18.132.720 NOK atau sekitar Rp 29,5 miliar untuk periode enam tahun. Dana ini berhasil terdapatkan untuk proyek “Manajemen Sumber Daya Laut Pesisir Berbasis Ekosistem” atau “Ecosystem-based Management of Coastal Marine Resources.”. Kampus mengerjakan subtema ini adalah Institut Pertanian Bogor, Universitas Arktik Norwegia, Universitas Cape Coast Ghana dan Universitas Nha Trang.

Terakhir, untuk subtema “Politik dan Tata Kelola Ekonomi” dalam proyek “Enhancing Lean Practices in Supply Chains: Digitalization”. Proyek ini akan terkerjakan Institut Pertanian Bogor, University of Stavanger Norwegia, University of Moratuwa Sri Lanka. Dengan dana hibah 9.916.556 NOK atau sekitar Rp 16 miliar untuk 3 tahun.

Baca Juga : Perbedaan dari SNMPTN dan SBMPTN 2021!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.