Profil Ibnu Sutowo, Mantan Dirut Pertamina Part 1

oleh -230 views
SyntekExifImageTitle

┬áZETIZEN RADAR CIREBON – Ibnu Sutowo memiliki latar belakang di dunia kemiliteran, namun boleh dibilang namanya identik dengan Pertamina. Tetapi, ia juga seorang pelaku bisnis yang cukup disegani. Sewaktu masih di Pertamina, Ibnu mendirikan PT Indobuild co. (Indah)

Sejak 1983, ia membangun Garden Tower dan memperluas Hotel Hilton. Untuk membangun sebuah kamar deluxe dan suite, konon, membutuhkan dana U5$100 ribu. Padahal di Garden Tower, Ibnu membangun 213 kamar, penthouse di tingkat paling atas yang memiliki taman bunga, dan sebuah helipad – tempat landing helikopter. Barangkali karena proyek ambisius inilah Pertamina harus terpuruk dalam lilitan utang dan keuangan negara nyaris bangkrut.

Meski tak bisa menyangka, lewat laki-Iaki berkulit hitam yang memiliki sorot mata tajam itu, Pertamina mulai bangkit. Ibnu Soetowo lahir di Grobogan, Jawa Tengah, 23 September 1934 sebagai anak ketujuh dari Raden Sastrodiredjo, bekas wedana dan keturunan ke-13 Sultan Pajang. Sang ayah mendidik anak-anaknya dengan keras.

Baca Juga: Sosok Pendiri Kopassus, Mantan KNIL

Walau demikian, Ibnu Sutowo sangat peduli dengan pendidikan. Ibnu sepuluh tahun belajar di Nederlandsch Indische Artsen School (NIAS) dan meraih Indisch arts, kemudian terjun sebagai praktisi kedokteran. Ia pernah menjabat kepala rumah sakit umum Plaju, Palembang dan kepala jawatan kesehatan tentara Sumatera Selatan.

Dunia kemiliteran mengenalkannya pada Kepala Staf AD, Kol. Abdul Haris Nasution. Nasutionlah yang membuka jalan baginya untuk menjadi “penguasa” ladang minyak Indonesia. Nasution menunjuk Ibnu menjadi Direktur Utama PI Eksploitasi Tambang Minyak Sumatera (EMSU).

Source: 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.