Pengembangan Game yang Dapat Dikendalikan Otak oleh Gaben dan Team

oleh -17 views
Gaben

ZETIZEN RADAR CIREBON – Gabe Newell merupakan salah satu tokoh yang paling berpengaruh dalam industri video game. Berawal dari sorang karyawan Microsoft, kini Gaben (Gabe Newell) memiliki perusahaan game tersendiri yaitu Valve Software. Semenjak itu, Valve terus meraih kesuksesan berkat berbagai game yang dikembangkan seperti Portal, Half-Life, Counter-Strike, DoTA dan sebagainya. Bukan hanya game saja, Valve kini juga memiliki salah satu layanan distribusi game PC terbesar yaitu Steam. (mrg)

Semenjak absen beberapa tahun tidak merilis game, Valve akhirnya merilis game terbarunya pada tahun 2020 lalu yaitu Half-Life: Alyx. Game tersebut meraih kesuksesan besar karena gameplay yang inovatif hingga meraih penghargaan sebagai Best VR Games dalam ajang The Game Awards. Berkat kesuksesan tersebut, Valve pun berniat untuk aktif kembali dalam pengembangan game. Selain itu, Valve kini juga sedang mengembangkan inovasi terbaru yakni pengendalian game langsung menggunakan otak dengan teknologi Brain-Computer Interface atau BCI.

Melalui wawancaranya oleh 1 News, Gaben menjelaskan bahwa masa depan industri video game akan beralih pada teknologi BCI. Newell juga menyatakan bahwa saat ini Valve sedang mengerjakan software BCI yang rencananya akan dirilis secara open-source. Hal ini bertujuan untuk mempermudah para developer lainnya untuk menggunakan teknologi tersebut.

 

Baca juga : Apple dan Google Diminta Hapus Telegram

 

Pengaplikasian BCI

 

Teknologi BCI ini rencananya akan diaplikasikan ke dalam suatu alat semacam headset yang akan mengambil sinyal dari dalam otak pemain sembari bermain game. Jadi, BCI akan membaca kemauan dari pemain tersebut. Contohnya, apabila pemain merasa game terlalu mudah, maka kesulitan akan ditingkatkan atau jika pemain sedang lengah, maka akan muncul jumpscare.

Meskipun teknologi ini cukup menarik, namun Gaben sendiri mengaku bahwa BCI memiliki berbagai resiko. Ia mengatakan bahwa teknologi ini cukup rentan untuk disadap oleh hacker dan juga dapat mempengaruhi kesehatan para pengguna. Sehingga, Newell akan memasang “pengaman” pada software tersebut agar dapat digunakan lebih aman.

Saat ini, pengembangan teknologi BCI masih dalam tahap awal sehingga belum banyak informasi yang dapat dibagikan. Namun, Newell menyatakan bahwa pengembangan projek ini cukup pesat dan berjalan dengan lancar. Dalam wawancaranya dengan IGN, Gabe Newell juga mengatakan bahwa menyambungkan korteks perangsang dengan korteks visual ternyata lebih mudah dari yang dibayangkan. Tetapi tentunya hal tersebut perlu dipelajari lebih lanjut untuk menghindari berbagai resiko serta kesalahan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *